Anies Mengelak Rotasi Satpol PP karena Laporan Pungli Ombudsman

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 29 Desember 2017 | 12:24 WIB
Anies Mengelak Rotasi Satpol PP karena Laporan Pungli Ombudsman
Ratusan personel Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta, Senin (25/9).

Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan membantah adanya anggapan Satuan Polisi Pamong Praja yang dirotasi Pemprov DKI Jakarta karena tindak lanjut dari temuan Ombudsman.

Menurutnya, rotasi Satpol PP dilakukan karena ada laporan warga yang menyebut lamanya personil Satpol PP yang ditempatkan di satu kawasan.

"Rotasi ini benar jadi ketika kita berbicara tentang laporan-laporan dari warga. Salah satu kesimpulan kita adalah, banyak warga yang sudah terlalu lama di tempat yang sama. Sehingga suasananya itu sudah menjadi bagian dari tempat itu," ujar Anies di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

"Kalau di tempat itu ada masalah, belum tentu hadir menyelesaikan masalah malah justru merasa ya normal-normal saja. Karena itulah kita lakukan langkah rotasi besar-besaran jadi seluruhnya kita rotasi," sambungnya.

Satpol PP telah merotasi 3.648 dari 4.950 personil Satpol PP Provinsi DKI Jakarta. Rotasi yang dilakukan terdiri dari 78 personil tingkat Provinsi, Jakarta Pusat 632 personil, Jakarta Utara 546 personil, Jakarta Barat 774 personil, Jakarta Selatan 774 personil, Jakarta Timur 766 personil, serta Kabupaten Kepulauan Seribu 37 personil.

Anies menuturkan terkait rotasi Satpol PP sudah dibahas dalam rapat pimpinan pada tiga minggu lalu, yang langsung ditindaklanjuti oleh Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu.

Anies menambahkan, jika masih ditemukan pelanggaran yang dilakukan aparat Satpol PP, Pemprov tidak segan memberikan sanksi.

"Sehingga kami optimis kedepan, nah selanjutnya kita akan zero tolerance pada penyimpangan-penyimpanan aparat di lapangan. Jadi silahkan jika ada masalah laporkan bila ada penyimpangan laporkan dan kita akan tindak. Artinya tidak ada pelanggaran yang dibiarkan setiap pelanggaran harus mendapat sanksi macam-macam mekanisme kita akan tegakkan berdasarkan prinsip good governance," tandasnya.

Sebelumnya, Ombudsman RI menemukan indikasi penyelahgunaan wewenang, pungutan liar kepada pedagang kaki lima di Kawasan Tanah Abang yang dilakukan oleh Satuan Pamong Praja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Minta Satpol PP Tak Membuat Masyarakat Tegang dan Gelisah

Anies Minta Satpol PP Tak Membuat Masyarakat Tegang dan Gelisah

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 10:23 WIB

Di Tengah Isu Pungli, Anies Rotasi Ribuan Personel Satpol PP

Di Tengah Isu Pungli, Anies Rotasi Ribuan Personel Satpol PP

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 09:41 WIB

28 Ribu Warga Dukung Petisi 'Kembalikan Fungsi Jalan Tanah Abang'

28 Ribu Warga Dukung Petisi 'Kembalikan Fungsi Jalan Tanah Abang'

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 14:11 WIB

Keamanan Tahun Baru, Anies: Jangan Diam dan Mendiamkan

Keamanan Tahun Baru, Anies: Jangan Diam dan Mendiamkan

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 12:54 WIB

Sandiaga Dengar Satpol PP DKI Suka Meminta Pungutan Liar

Sandiaga Dengar Satpol PP DKI Suka Meminta Pungutan Liar

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 11:56 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×