'Nyanyian' La Nyalla Soal Prabowo Tak Perlu Dibesar-besarkan

Yazir Farouk, Dian Rosmala

Jum'at, 12 Januari 2018 | 17:29 WIB
'Nyanyian' La Nyalla Soal Prabowo Tak Perlu Dibesar-besarkan
Terdakwa kasus korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (30/11).

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya tak akan menyoal pernyataan La Nyalla Mattalitti yang menyebut dirinya diminta puluhan miliar rupiah oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju di Pilkada Jawa Timur.

"Kita tak pernah mempermasalahkan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu kita besar-besarkan," kata Riza di DPR, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Riza mengaku mengenal La Nyalla sebagai orang baik. Bahkan, Riza sendiri termasuk kader Gerindra yang mendukung La Nyalla sebagai Calon Gubernur Jawa Timur karena jaringannya di Jawa Timur begitu luas.

"Saya termasuk yang berusaha agar beliau didukung beberapa partai. Dia orang yang baik, dikenal luas, dekat dengan santri, dia dekat dengan pesantren, saya kira ini yang perlu dipertimbangkan untuk menjadi Gubernur," ujar Riza menuturkan.

Kendati begitu, kata Riza, Partai Gerindra tidak bisa mengusung kandidat sendiri. Untuk itu, dibutuhkan persetujuan dari partai lain yang bisa diajak koalisi.

Menurut Riza, meski memiliki kedekatan dengan PKS dan PAN, Gerindra tak bisa memasksa dua partai itu untuk berkoalisi di Pilkada Jatim.

"Tidak mungkin di seluruh daerah teman koalisi harus terus bersama- sama. Teman-teman koalisi lain punya pilihan lain, harus dihormati. Sehingga Gerindra sendiri jadinya, Kemudian memutuskan dukung Gus Ipul," kata Riza.

"Saya yakin La Nyalla memahami, dia orang baik, dia bagus kontribusinya untuk kepentingan ummat, dan kami di partai bangga dengan La Nyalla yang mendukung Prabowo pada Pilpres lalu," ujarnya Riza menambahkan.

Kamis (11/1/2018) kemarin, kader Partai Gerindra La Nyalla menggelar konfrensi pers. Dia membeberkan bahwa dirinya sempat diminta oleh Prabowo menyiapkan dana sebesar Rp40 miliar jika ingin maju sebagai Cagub Jawa Timur. Namun La Nyalla tak menyanggupi permintaan tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

La Nyalla Klaim 'Dipalak' Prabowo, Golkar: Biar Rakyat Menilai

La Nyalla Klaim 'Dipalak' Prabowo, Golkar: Biar Rakyat Menilai

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 15:12 WIB

La Nyalla Klaim 'Dipalak' Prabowo, Demokrat: Kalau Kami Tidak

La Nyalla Klaim 'Dipalak' Prabowo, Demokrat: Kalau Kami Tidak

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 12:33 WIB

La Nyalla Klaim 'Dipalak' Prabowo Rp40 M, Fadli Zon Membantah

La Nyalla Klaim 'Dipalak' Prabowo Rp40 M, Fadli Zon Membantah

News | Kamis, 11 Januari 2018 | 19:24 WIB

Alasan Partai Gerindra Gabung Koalisi PDIP dan PKB di Jatim

Alasan Partai Gerindra Gabung Koalisi PDIP dan PKB di Jatim

News | Rabu, 10 Januari 2018 | 15:12 WIB

Ini Bahayanya Jika Yenny Wahid Ikut Pilgub Jawa Timur

Ini Bahayanya Jika Yenny Wahid Ikut Pilgub Jawa Timur

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 17:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×