Disinggung Mahar Gerindra, PAN Klaim Tak Pernah Minta Duit

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Selasa, 16 Januari 2018 | 15:38 WIB
Disinggung Mahar Gerindra, PAN Klaim Tak Pernah Minta Duit
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan memastikan partainya tidak pernah meminta mahar pada kandidat Pilkada yang diusung PAN.

Dia menyatakan hal itu saat wartawan menyinggung pengakuan La Nyalla Mattalitti mengenai adanya permintaan uang oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada dirinya sebagai kompensasi agar diberi rekomendasi sebagai Calon Gubernur Jawa Timur.

"Saya tidak mau mengomentari yang lain. Misalnya kita di Pilkada Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, boleh ditanya sama kandidat, tentu tidak ada (mahar politik)," kata Zulkifli di DPR, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Zulkifli mengatakan partai politik dilarang meminta uang dari kandidat yang akan diusung. Namun jika uang tersebut digunakan untuk operasional pencalonan, Zulkifli tak mempersoalkan.

"Seperti kemarin di Jawa Tengah, saya konsolidasi untuk Sudirman Said, kita buat lima titik konsolidasi internal partai. 13 ribu kader-kader mulai dari desa. Perlu makan nasi kotak, kami urunan. DPRD dan DPR kami urunan, DPP menyumbang," ujar Zulkifli.

"Tapi kandidat juga memberikan transport Rp100 ribu per anggota per orang yang datang. Kandidat menyumbang untuk ongkos pulangnya sebagai relawan untuk nanti membantu. Sebanyak 13 ribu banyak juga," tambah Zulkifli.

Menurutnya, kandidat tetap mengeluarkan uang untuk keperluan pencalonan dirinya. Sebab, banyak hal yang mesti dibiaya selama proses pencalonan, mulai dari kampanye hingga biaya membayar saksi saat rekapitulasi suara.

Jika tidak demikian, lanjut Zulkifli, maka potensi dicurangi sangat besar. Sebab itu mesti disiapkan dana yang besar untuk membayar orang yang dipekerjakan, terutama mereka yang menjadi saksi.

"Kemarin saya itu buat lima titik di Jawa Tengah, dari 35 Kabupaten. Bayangkan tuh, datangnya saja 6 jam. Makan siang, mesti sewa bus. Kita pertemuan dengan ribuan orang perlu tempat, sewa lagi. Makanya urunan. Parpol kami keluar uang, DPR kami keluar biaya, tapi juga kandidat membantu ongkos pulang relawan-relawan. Saya kira itu suatu operasional," kata Zulkifli.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ridwan Kamil Ungkap Alasan Tak Didukung Gerindra

Ridwan Kamil Ungkap Alasan Tak Didukung Gerindra

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 06:15 WIB

Tagline "Jabar Asyik", Sudrajat-Syaikhu Siang Ini Daftar ke KPU

Tagline "Jabar Asyik", Sudrajat-Syaikhu Siang Ini Daftar ke KPU

News | Rabu, 10 Januari 2018 | 07:42 WIB

Pilgub Jatim, Siapa Kandidat Partai Gerindra?

Pilgub Jatim, Siapa Kandidat Partai Gerindra?

News | Senin, 08 Januari 2018 | 14:56 WIB

PAN Kemungkinan Abstain di Pilkada Jawa Timur

PAN Kemungkinan Abstain di Pilkada Jawa Timur

News | Minggu, 07 Januari 2018 | 10:58 WIB

Pilkada Jabar, Zulkifli Hasan: PAN Kadung Jatuh Cinta ke Demiz

Pilkada Jabar, Zulkifli Hasan: PAN Kadung Jatuh Cinta ke Demiz

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 09:40 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×