Ini Keinginan Fraksi PAN terhadap Pansus Angket KPK

Arsito Hidayatullah | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 19 Januari 2018 | 19:08 WIB
Ini Keinginan Fraksi PAN terhadap Pansus Angket KPK
Politisi Partai Amanat Nasional, Yandri Susanto. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Fraksi Partai Amanat Nasional di DPR setuju dengan sikap Fraksi Golkar yang mengubah sikap terkait keberadaan Panitia Khusus Hak Angket DPR terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi. Sikap itu dinilai sejalan dengan keinginan Fraksi PAN.

"Karena tiga bulan yang lalu ketika Pansus KPK itu melaporkan hasil-hasilnya ke Presiden dan DPR, sudah sangat baik," kata Sekretaris Fraksi PAN, Yandri Susanto, di DPR RI, Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Namun, Yandri melihat sikap Golkar tersebut agak terlambat. Mestinya menurutnya, keinginan mengakhiri Pansus Hak Angket KPK itu dilakukan sejak tiga bulan yang lalu.

Lebih jauh, ia juga mengaku tidak setuju jika Golkar tiba-tiba menarik anggotanya di Pansus Hak Angket KPK. Sikap itu dinilai tidak elegan.

"Sebaiknya anggota Pansus dapat secepatnya (menuntaskan) dengan rekomendasi-rekomendasi. Jika misalnya tak ada rekomendasi, maka anggaran negara (yang) sudah terpakai harus dipertanggungjawabkan," tutur Yandri.

Menurut Yandri, jika sebelum Pansus Hak Angket KPK diakhiri, lantas tiba-tiba semua fraksi menarik anggotanya, maka dengan sendirinya Pansus akan bubar. Hal ini menurutnya tidak baik untuk DPR.

"Dibentuk secara konstitusi dan rapi, maka pembubaran pun harus rapi," ujar Yandri.

Yandri mengusulkan agar Pansus Hak Angket KPK diakhiri dengan rekomendasi-rekomendasi yang sifatnya memperkuat KPK, dan tidak bertolak belakang dengan keinginan publik.

"Coba itu dirumuskan dan dilaporkan ke Paripurna. Kemudian diteruskan pada pihak-pihak yang mendapatkan rekomendasi itu, apakah diserahkan kepada KPK. Kalau untuk Presiden diserahkan ke Presiden, kalau untuk DPR, ya ke DPR, termasuk (untuk) polisi dan kejaksaan," jelas Yandri.

"Kalau untuk memperkuat, pasti kita dukung. Dan kita sudah sampaikan secara terbuka di Paripurna," ujar Yandri menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Dikritik, Bamsoet Akan Perbaiki Hubungan DPR dengan KPK

Sering Dikritik, Bamsoet Akan Perbaiki Hubungan DPR dengan KPK

News | Selasa, 16 Januari 2018 | 21:00 WIB

Ketua DPR Baru Disumpah

Ketua DPR Baru Disumpah

News | Senin, 15 Januari 2018 | 18:36 WIB

Dipimpin Bambang Soesatyo, DPR Diharapkan Dukung Pemerintah

Dipimpin Bambang Soesatyo, DPR Diharapkan Dukung Pemerintah

News | Senin, 15 Januari 2018 | 11:36 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB