Menteri PPPA: Perempuan Papua Berusia 10-16 Tahun Punya 8 Anak

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Kamis, 01 Februari 2018 | 13:41 WIB
Menteri PPPA: Perempuan Papua Berusia 10-16 Tahun Punya 8 Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise beberkan sejumlah kebiasaan masyarakat di Papua yang tidak ramah terhadap anak dan perempuan.

Pernikahan dini yang menjadi kebiasaan masyarakat Papua, menjadikan para perempuan di Papua selalu menjadi korban laki-laki.

"Masalah yang saya lihat adalah perkawinan anak-anak di sana cukup tinggi. Anak usia 10 sampai usia 16 tahun sudah menikah," kata Yohana dalam rapat konsultasi antara DPR dengan Pemerintah terkait Kejadian Luar Biasa Campak dan Gizi Buruk suku Asmat Papua, di DPR, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Akibatnya, lanjut Yohana, perempuan yang mayoritas belum siap untuk bereproduksi, di usia yang relatif masih muda sudah memiliki 5 hingga 8 anak.

Profesor pertama dari Papua itu menilai persoalan demikian mesti dihentikan jika tak ingin persoalan yang sama, berulangkali terjadi di Papua.

"Saya pikir ini tidak boleh begitu. Kita tidak boleh membiarkan. Kami harus melakukan deklarasi stop kekerasan terhadap anak dan stop perkawinan usia dini," ujar Yohana.

Pemerintah dan masyarakat mesti bekerjasama mengubah pola pikir masyarakat agar mau meninggalkan kebiasaan yang merugikan mereka.

"Karena adat, kebiasaan-kebiasaan yang kadang membuat masyarakat jadi korban itu, harus kami bukakan wawasan berpikir mereka, pola pikir mereka sehingga mereka bisa menerima perubahan global yang sekarang terjadi," tutur Yohana.

Ia juga mengajak masyarakat untuk secara mengkampanyekan kepada laki-laki di Papua agar berperan jadi pelindung bagi perempuan dan anak di Papua. Sebab, perempuan sering kali menjadi korban dari tindakan laki-laki di Papua.

"Karena laki-laki perlu memberikan perhatian khusus, mendukung kaum perempuan, termasuk melindungi anak-anak yang ada di Papua," ujar Yohana.

"Anak-anak diberikan kesempatan untuk menikmati hak-hak mereka, untuk tumbuh kembang anak dan melindungi mereka," tambah Yohana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Yohana Deklarasikan 13 Kota Layak Anak

Menteri Yohana Deklarasikan 13 Kota Layak Anak

News | Senin, 31 Juli 2017 | 00:12 WIB

Cuma Karena Masalah Sepele, Lelaki Ini Siksa Pacarnya yang Hamil

Cuma Karena Masalah Sepele, Lelaki Ini Siksa Pacarnya yang Hamil

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 20:55 WIB

Istri Kapolri Kecam Persekusi Perempuan dan Anak

Istri Kapolri Kecam Persekusi Perempuan dan Anak

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 15:30 WIB

Noorca Massardi Luncurkan Novel "Setelah 17 Tahun"

Noorca Massardi Luncurkan Novel "Setelah 17 Tahun"

Lifestyle | Rabu, 21 September 2016 | 11:23 WIB

Menteri Yohana: Perempuan Perlu Dilibatkan dalam Pembangunan

Menteri Yohana: Perempuan Perlu Dilibatkan dalam Pembangunan

News | Senin, 06 Juni 2016 | 22:07 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB