Ketua RT di Tangerang Dihajar Warga saat Pendataan Pilkada

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 04 Februari 2018 | 09:38 WIB
Ketua RT di Tangerang Dihajar Warga saat Pendataan Pilkada
Ilustrasi perkelahian (Shutterstock)

Suara.com - Teguh Gunawan, Ketua Rukun Tetangga di Perumahan Taman Ubud Estate, RT 2, RW 1, Binong, Curug, Tangerang, menjadi korban pemukulan warganya sendiri.

Pemukulan itu terjadi saat Teguh sedang bertugas melakukan pendataan agar warganya bisa terdaftar sebagai pemilih dalam pelaksaanaan Pilkada Kabupaten Tangerang.

"Yang bersangkutan adalah Ketua RT sekaligus ditunjuk oleh KPUD Kabupaten Tangerang sebagai Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho, Minggu (4/2/2018).

Awalnya korban mendatangi rumah seorang warga bernama Eko M.T. dengan menggunakan sepeda motor. Ketika itu, warga yang ingin didata sedang keluar rumah. Akhirnya Teguh mampir ke rumah warga lain sambil menunggu Eko pulang.

"Korban mendatangi rumah tetangga di sebelahnya, sedangkan sepeda motor korban tetap terparkir di depan rumah (Eko)," kata Alexander.

Tak lama, Eko yang dicari Ketua RT itu datang menggunakan mobil. Sesampainya di rumahnya, Eko kemudian meminta Teguh untuk memindahkan sepeda motornya, karena dianggap menghalangi kendaraannya yang ingin dimasukan ke garasi rumah.

"Selanjutnya korban memindahkan sepeda motornya dan kemudian menghampiri terlapor (Eko) untuk mengajak ngobrol dan mendata," kata Alexander.

Rupanya, Eko masih kesal dengan Teguh yang dianggap seenaknya memarkir kendaraan di depan rumahnya. Bahkan, kata Alexander, Eko tak mau meluangkan waktu agar bisa didata sebagai pemilih. Justru, Eko malah mendorong korban dan langsung melepaskan bolgem mentah ke wajah Teguh sebanyak tiga kali.

"Akibat kejadian korban mengalami pendarahan dihidungnya. Selanjutnya korban dibawa ke RS Siloam Tangerang untuk mendapatkan perawatan dan direncanakan akan dioperasi karena tulang hidungnya mengalami patah," kata Alexander.

baca juga

Tak terima, Teguh kemudian melaporkan aksi pemukulan warganya itu ke Polres Tangsel agar bisa diproses secara hukum. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait laporan kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LKPP: Sofyan Djalil Minta Tak Ribut Soal e-KTP dengan Kemendagri

LKPP: Sofyan Djalil Minta Tak Ribut Soal e-KTP dengan Kemendagri

News | Kamis, 01 Februari 2018 | 19:41 WIB

Lembaga Survei Diingatkan Jaga Perdamaian di Pilkada 2018

Lembaga Survei Diingatkan Jaga Perdamaian di Pilkada 2018

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 18:52 WIB

Megawati Cerita Pengalaman Ikut Pemilu Orba

Megawati Cerita Pengalaman Ikut Pemilu Orba

News | Senin, 29 Januari 2018 | 18:20 WIB

Tanpa Verifikasi Faktual, Kualitas Pemilu Justru Jadi Tak Baik

Tanpa Verifikasi Faktual, Kualitas Pemilu Justru Jadi Tak Baik

News | Sabtu, 20 Januari 2018 | 17:36 WIB

Terus Konflik, Ini Ancaman Besar Hanura saat Pemilu 2019

Terus Konflik, Ini Ancaman Besar Hanura saat Pemilu 2019

News | Sabtu, 20 Januari 2018 | 13:31 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×