Lembaga Survei Diingatkan Jaga Perdamaian di Pilkada 2018

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 30 Januari 2018 | 18:52 WIB
Lembaga Survei Diingatkan Jaga Perdamaian di Pilkada 2018
Diskusi Jaringan Pendidik Pemilih untuk Rakyat. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Koordinator Nasional Jaringan Pendidik Pemilih untuk Rakyat Sunanto berharap lembaga-lembaga survei ikut menciptakan pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum yang damai di Indonesia. Karena itu dia meminta lembaga survei tetap menjaga integritas, independensi, dan objektifitasnya dalam melakukan dan mempublikasi hasil survei.

"Saya kira tiga elemen itu yang harus diperkuat oleh lembaga survei dan hasilnya semoga menjadi referensi publik dalam memilih," katanya di D'Hotel, Jalan Sultan Agung, Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018).

Integritas yang dimaksud Sunanto adalah agar survei yang dilakukan tidak ditunggangi oleh kepentingan pihak lain. Sunanto ingin, hasil penelitian lembaga survei benar-benar sesuai dengan yang didapatkan di lapangan.

"Dengan survei yang ilmiah, yang menampilkan data-data yang telah disurveinya tanpa terpengaruh oleh kepentingan anasir politik untuk kemenangan seseorang," kata Sunanto.

Sementara terkait isu agama yang turut diteliti oleh lembaga survei, Sunanto tidak mempermasalahkannya. Menurutnya, hal itu bertujuan untuk memberikan pengetahun bagi masyarakat.

"Sebagai kajian ilmiah nggak ada masalah sebenarnya, biar publik juga semakin belajar, ada polarisasi. Yang kita khawatirkan hasil survei itu untuk kepentingan politis, memunculkan isu Agama tapi untuk tujuan politis aja," katanya.

"Itu saya kira akan menambah isu-isu baru dan polarisasi masyarakat semakin kuat. Kalau sudah terpolarisasi maka gesekannnya akan semakin kuat dan besar. Dan mungkin saat ini nggak, tapi kalau ada pemicunya itu kemungkinan meledaknya bisa sangat luar biasa," kata Sunanto.

Sunanto mengatakan masih ada lembaga survei yang dalam melakukan survei tidak objektif. Dia menilai masih ada lembaga survei yang bertindak sebagai konsultan politik dari pihak yang berkepentingan.

"Saat ini saya melihat masih on the track ya, walaupun ada beberapa yang belum transparan, biar publik yang menilai. Tapi ada yang saya khawatirkan, ada lembaga survei yang nyambi, satu sebagai periset tapi satu sebagai konsultan politik, data surveinya dijadikan alat untuk konsultasi," katanya.

baca juga

"Itu yang saya kira, malah kemungkinan bias terhadap perilaku-perilaku politik karena pertanyaan-pertanyaan itu disusun untuk kepentingan politik, bukan disusun untuk memotret suatu realita," kata Sutanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Cerita Pengalaman Ikut Pemilu Orba

Megawati Cerita Pengalaman Ikut Pemilu Orba

News | Senin, 29 Januari 2018 | 18:20 WIB

Wiranto Jamin Perwira Polri Jadi Plt Gubernur Bakal Netral

Wiranto Jamin Perwira Polri Jadi Plt Gubernur Bakal Netral

News | Jum'at, 26 Januari 2018 | 23:12 WIB

Politik Uang Lebih Mungkin Terjadi Dibanding SARA di Pilkada 2018

Politik Uang Lebih Mungkin Terjadi Dibanding SARA di Pilkada 2018

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 07:07 WIB

Tanpa Verifikasi Faktual, Kualitas Pemilu Justru Jadi Tak Baik

Tanpa Verifikasi Faktual, Kualitas Pemilu Justru Jadi Tak Baik

News | Sabtu, 20 Januari 2018 | 17:36 WIB

Terus Konflik, Ini Ancaman Besar Hanura saat Pemilu 2019

Terus Konflik, Ini Ancaman Besar Hanura saat Pemilu 2019

News | Sabtu, 20 Januari 2018 | 13:31 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×