Protes Israel, Yahudi Swedia Jalan Kaki ke Palestina

Reza Gunadha

Minggu, 11 Februari 2018 | 07:11 WIB
Protes Israel, Yahudi Swedia Jalan Kaki ke Palestina
Benjamin Ladraa, pemuda 25 tahun asal dari Swedia melakukan perjalanan dari negaranya ke Palestina, untuk menyerukan kesadaran masyarakat terkait pelanggaran HAM di wilayah yang diduduki Israel tersebut. [Facebook/Benjamin Ladraa]

Suara.com - Pemuda 25 tahun asal dari Swedia melakukan perjalanan dari negaranya ke Palestina, untuk menyerukan kesadaran masyarakat terkait pelanggaran HAM di wilayah yang diduduki Israel tersebut.

Benjamin Ladraa, aktivis dari Swedia tersebut, mengatakan dirinya tergerak setelah berkunjung ke Palestina selama tiga minggu pada April tahun 2017.

“Saya terkejut dengan apa yang saya lihat di sana, melihat tembok pembatas dan tentara membawa senjata mesin M-60 di sepanjang jalan. Saya juga mendengar cerita tentang 300 anak yang dipenjara, diperkosa di rumahnya,” ujar Ladraa, seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (10/2/2018).

“Setelah tiga minggu di sana, saya kembali ke rumah dan ingin melakukan sesuatu untuk meningkatkan kesadaran mengenai pelanggaran HAM di Palestina,” tambah Ladraa, yang berasal dari keluarga Yahudi.

Setelah berhenti dari pekerjaan dan kuliahnya, Ladraa melakukan perjalanan hingga 5000 kilometer dari Gothenburg, Swedia, ke Palestina sejak 8 Agustus 2017 lalu.

Dalam perjalanannya, Ladraa selalu membawa bendera Palestina dan menggunakan keffiyeh (syal khas Palestina) yang merupakan simbol dari kemerdekaan Palestina.

Ladraa mengakui mendapat pengalaman berbeda selama di Palestina. Bahkan, terkadang Ladraa membuat tenda untuk tidur.

Saat malam, Ladraa mengonsumsi makanan kaleng atau makanan pemberian tuan rumah saat singgah dalam perjalanannya.

Dalam perjalannya, Ladraa juga menyempatkan diri untuk memberi kuliah mengenai kondisi di Palestina.

baca juga

Di Praha, dirinya pernah ditahan karena diduga membawa bom oleh penjaga Duta Besar Israel. Itu lantaran Ladraa memegang bendera Palestina dan mendorong troli.

Namun, akhirnya Ladraa dibebaskan setelah tim penjinak bom memastikan tidak ada unsur berbahaya saat memeriksa dirinya.

Meski demikian, penjaga Duta Besar Israel tersebut memindai paspornya.

Ladraa mengkhawatirkan penjaga perbatasan tidak mengizinkan dirinya untuk memasuki Palestina.

“Rencana akan terus berlanjut dan perjalanan akan melewati Bulgaria, Turki, Suriah, Lebanon dan saya akan kembali melewati Suriah dan Yordania. Jika saya tidak bisa masuk Palestina, maka saya akan memberitakannya ke media,” tuturnya.

Ladraa pun mengunggah foto perjalanannya dalam akun Facebook dan Instagram sambil menulis tagar #walktopalestine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Israel Desak Bangun Kembali Kuil Yahudi di Masjid Al Aqsa

Menteri Israel Desak Bangun Kembali Kuil Yahudi di Masjid Al Aqsa

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 14:43 WIB

Prancis Segera Deklarasi Akui Kedaulatan Negara Palestina

Prancis Segera Deklarasi Akui Kedaulatan Negara Palestina

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 14:32 WIB

70 Tahun Dilarang, Arab Saudi Izinkan Pesawat Komersial ke Israel

70 Tahun Dilarang, Arab Saudi Izinkan Pesawat Komersial ke Israel

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 12:28 WIB

Pasukan Israel Serbu Kota, Satu Pemuda Palestina Tewas Ditembak

Pasukan Israel Serbu Kota, Satu Pemuda Palestina Tewas Ditembak

News | Rabu, 07 Februari 2018 | 12:12 WIB

Bocah Palestina Serukan Campur Tangan Dunia dari Blokade Israel

Bocah Palestina Serukan Campur Tangan Dunia dari Blokade Israel

News | Senin, 05 Februari 2018 | 08:42 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×