Kesaksian Zulkifli Hasan saat Anies Dilarang ke Podium GBK

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 19 Februari 2018 | 14:39 WIB
Kesaksian Zulkifli Hasan saat Anies Dilarang ke Podium GBK
Anies Baswedan dan Zulkifli Hasan [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menilai pelarangan Gubernur Jakarta Anies Baswedan oleh Paspampres turun ke podium bersama rombongan Presiden Joko Widodo pada saat penyerahan tropi Piala Presiden terjadi tanpa kesengajaan pihak panitia.

"Mungkin waktu itu steering committee dan organizing committee kelupaan ya. Saya kira ya. Kalau itu disengaja ya, mungkin nggak saya kira. Kelupaan atau sudah senang itu terus diatur begitu," kata Zulkifli di DPR, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Ketua MPR itu mengaku juga ikut di dalam acara tersebut. Ia bahkan ikut turun dan memberikan tropi kepada tim sepak bola yang berhak mendapat tropi.

"Saya juga nggak tahu agendanya tiba-tiba panitianya mengumumkan pembagian hadiah. Saya juga ikut membagikan kepada juara kedua. Empat puluh piala itu saya juga ikut membagikan. Ketua DPR juga ikut membagikan, sama Ketua DPD juga membagikan," ujar Zulkifli.

Kata Zulkifli, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto yang kala itu juga ikut turun ke podium, tidak diberi kesempatan membagikan hadiah. Menurut dia, itu murni karena panitia lupa.

Pun demikian juga dengan Anies. Ketua MPR itu menilai panitia lupa menulis nama Anies untuk ikut bersama Presiden membagikan hadiah.

"Nggak, nggak (sengaja). Karena waktu presiden duduk sebelahnya kan Pak Anies dan mereka 'toss toss' terus waktu Persija menang. Salam-salaman," tutur Zulkifli.

"Keluapaan saja, karena itu dianggap sudah selesai, saya juga waktu itu mau pulang, tiba-tiba ada panggilan untuk bagi hadiah, spontan saja. Saya juga tidak ada jadwalnya dan tidak ada agenda untuk bagi hadiah tiba-tiba di panggil. Terus saya maju ke depan. Kan turun itu. Kelupaan," tambah Zulkifli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Larangan Anies ke Podium Piala Presiden Dinilai Politis

Larangan Anies ke Podium Piala Presiden Dinilai Politis

News | Senin, 19 Februari 2018 | 13:35 WIB

Fadli Zon Duga Anies Dilarang ke Podium karena Bukan Teman Jokowi

Fadli Zon Duga Anies Dilarang ke Podium karena Bukan Teman Jokowi

News | Senin, 19 Februari 2018 | 12:46 WIB

Dihalang Paspampres ke Podium, Anies: yang Penting Persija Menang

Dihalang Paspampres ke Podium, Anies: yang Penting Persija Menang

News | Senin, 19 Februari 2018 | 12:16 WIB

Anies Minta Jakmania Laporkan Suporter yang Merusak Stadion GBK

Anies Minta Jakmania Laporkan Suporter yang Merusak Stadion GBK

News | Senin, 19 Februari 2018 | 11:32 WIB

Anies Minta Petugas Kelurahan Selesaikan Masalah Warga

Anies Minta Petugas Kelurahan Selesaikan Masalah Warga

News | Senin, 19 Februari 2018 | 10:41 WIB

Terkini

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:40 WIB

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB