Waskita Karya Libatkan Pakar Selidiki Insiden Proyek Tol Becakayu

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 22 Februari 2018 | 17:10 WIB
Waskita Karya Libatkan Pakar Selidiki Insiden Proyek Tol Becakayu
Tiang pancang tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) roboh di Jalan D.I Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2).

Suara.com - PT. Waskita Karya berencana melibatkan para pakar untuk memastikan apa yang menjadi penyebab rubuhnya sejumlah pembangunan jalan layang yang terjadi selama ini.

“Karena ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Beberapa insiden tersebut mengingatkan kepada kita bahwa harus hati-hati menjalankan SOP (Standard Operating Procedure), dan juga dari faktor-faktor yang mungkin selama ini kita lalai memperhitungkan," kata Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Nyoman Wirya Adnyana, di Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Nyoman mengungkapkan, untuk memasang konstruksi girder jalan layang harus memperhitungkan beberapa aspek, mulai kecepatan angin di lokasi, bagaimana cara memasang agar tepat.

“Karena setiap girder itu ukurannya kan berbeda dan pasti berat juga berbeda. Untuk girder non-standar panjangnya 50,8 meter tingginya 2,3 meter dengan lebar 75 cm, secara desain memang cukup langsing, sehingga faktor angin juga mesti menjadi pertimbangan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut Nyoman, agar semua menjadi jelas apa yang menjadi penyebab insiden robohnya jalan layang selama ini, maka Waskita Karya akan memanggil para pakar untuk mengkaji semua pembangunan yang telah dilakukan.

"Kami me-review kembali, memanggil para expert untuk menyatakan sebenarnya apa yang terjadi sehingga dilakukan kajian. Dan itu ternyata itu butuh waktu 3 bulan untuk memastikan sebenarnya apa yang terjadi," ujarnya.

Sedikitnya, BUMN konstruksi yang telah berdiri sejak 1961 tersebut setidaknya sudah lebih dari 5 kali mengalami kecelakaan konstruksi pada proyek-proyeknya.

Hal ini dimulai dari proyek jalan tol saja, jika dihitung sejak proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) pada tanggal 22 September 2017 lalu.

Kemudian pada Minggu, 29 Oktober 2017, girder atau jembatan beton di proyek tol Pasuruan-Probolinggo, di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur roboh.

baca juga

Lalu pada 16 November 2017, sebuah crane yang memasang Rambu Variable Message Sign (VMS) roboh di kilometer (km) 15 Tol Jakarta-Cikampek. Crane itu untuk proyek Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Lanjut pada Sabtu, 30 Desember 2017, konstruksi girder proyek Pembangunan Jalan Tol Pemalang-Batang ambruk. Beberapa hari setelahnya pada 2 Januari 2018, sebuah girder di tol Depok-Antasari (Desari) yang sudah terpasang terguling akibat benturan alat berat yang beroperasi di dekat jembatan tersebut.

Sementara yang terkini adalah kecelakaan konstruksi di Tol Becakayu, di mana sekitar pukul 03.00 WIB sebuah bekisting pierhead ambruk di dekat Gerbang Tol Kebon Nanas, Jakarta Timur. Akibatnya 7 orang mengalami luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PUPR Duga 7 Korban Proyek Becakayu Tak Punya Keahlian Konstruksi

PUPR Duga 7 Korban Proyek Becakayu Tak Punya Keahlian Konstruksi

Bisnis | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:24 WIB

Jatuh Korban, Begini Sistem Kerja Buruh Proyek Tol Becakayu

Jatuh Korban, Begini Sistem Kerja Buruh Proyek Tol Becakayu

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:04 WIB

Pekerja Bersihkan Sisa Robohan Penyanggah Cor di Proyek Becakayu

Pekerja Bersihkan Sisa Robohan Penyanggah Cor di Proyek Becakayu

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 13:11 WIB

Cegah Kecelakaan Proyek Infrastruktur, Ini Jurus Waskita Karya

Cegah Kecelakaan Proyek Infrastruktur, Ini Jurus Waskita Karya

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2018 | 09:08 WIB

Kondisi Korban Robohnya Bekisting Pierhead Tol Becakayu Stabil

Kondisi Korban Robohnya Bekisting Pierhead Tol Becakayu Stabil

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 05:05 WIB

Terkini

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

×