Menhub Sambangi Lokasi Program Padat Karya di Bandara Budiarto

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 24 Februari 2018 | 14:52 WIB
Menhub Sambangi Lokasi Program Padat Karya di Bandara Budiarto
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau program industri Padat Karya di sekitar Bandar Udara Budiarto Curug, Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (24/2/2018) siang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau program industri padat karya di sekitar Bandar Udara Budiarto Curug, Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (24/2/2018) siang.

Dalam sambutannya, Budi mengakui senang terhadap program padat karya yang merupakan arahan Presiden Joko Widodo.

"Secara esensi, ini harus dilakukan dengan harus dengan satu ketulusan, dengan keinginan untuk tahu, bahwasanya banyak sekali saudara-saudara kita yang tidak dapat kesempatan bekerja, sementara kita dapat kesempatan kerja dengan kemewahan kerja, serta fasilitas," ujar Budi di Bandara Budiarto.

Tak hanya itu, Budi menuturkan pemerintah sebelumnya memiliki program Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat.

Namun, kata dia, program itu dinilai Presiden Jokowi tidak mendidik. Karenanya, pemerintah kekinian beralih berkonsentrasi menumbuhkan program industri padat karya agar bisa menyediakan banyak lapangan kerja baru.

"Ini sudah cukup baik, di mana menyerap lebih dari 11.000 orang dalam enam bulan. Sedangkan (target) Kemenhub (menyerap) 70 ribu pekerja dalam durasi 6 bulan. Jadi 70 ribu pekerja itu mendapat pekerjaan selama 6 bulan. Kalau 1 orang dapat gaji di atas upah minium, katakanlah 120 ribu, paling tidak dalam bekerja semingu dapat lebih dari 1 juta, itu bisa cukup untuk makan. Bayangkan kita bermewah-mewah tapi mereka untuk makan saja harus kerja keras," jelasnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, program padat karya merupakan instruksi Presiden Joko Widodo sejak bulan November 2017.

Program padat karya akan diresmikan di 153 bandara seluruh Indonesia hari ini.

"Program padat karya ini sebagai tindak lanjut perintah presiden pada November 2017. Dana APBN akan dialokasikan untuk pekerjaan-pekerjaam yang terkait dengan pekerjaan masyasarakat level bawah,” jelasnya.

baca juga

Dalam target besar Kemenhub untuk menyerap 70 ribu pekerja dalam waktu 6 bulan, Agus menuturkan direktoratnya mendapat jatah menciptakan lapangan kerja baru untuk 12 ribu buruh.

"Kami harus menyerap 12 ribu pekerja di sekitar bandara. Program padat karya di sekitar Bandara Budiarto adalah untuk kali pertama kami launching,” jelasnya.

Kementerian Perhubungan mengalokasikan dana sebesar Rp 15,123 Triliun dengan belanja upah sebesar Rp1,274 triliun di tahun 2018 untuk program padat karya tunai.

Belanja upah tersebut ditargetkan dapat menyerap sebanyak 70.858 tenaga kerja dari 831 desa di 739 kabupaten/kota, dengan rentang waktu kerja mulai Februari hingga Oktober 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Kecelakaan Proyek Infrastruktur, Tiga Menteri Berkumpul

Marak Kecelakaan Proyek Infrastruktur, Tiga Menteri Berkumpul

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2018 | 14:35 WIB

Menhub Optimis Program Padat Karya Tunai Serap Tenaga Kerja

Menhub Optimis Program Padat Karya Tunai Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Senin, 19 Februari 2018 | 12:00 WIB

Jalur Rel KA Ganda Manggarai - Cikarang Beroperasi Tahun 2020

Jalur Rel KA Ganda Manggarai - Cikarang Beroperasi Tahun 2020

Bisnis | Senin, 19 Februari 2018 | 08:34 WIB

Hari Ini Menhub Tinjau Proyek Jalur Ganda Rel KA di Bekasi

Hari Ini Menhub Tinjau Proyek Jalur Ganda Rel KA di Bekasi

Bisnis | Minggu, 18 Februari 2018 | 09:24 WIB

Menhub: Banyak Swasta Asing Berminat Kelola Bandara Indonesia

Menhub: Banyak Swasta Asing Berminat Kelola Bandara Indonesia

News | Sabtu, 03 Februari 2018 | 23:45 WIB

Terkini

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB