Kesaksian Pengikut Salawat Pancasila yang Dituding Anti Islam

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 08 Maret 2018 | 15:25 WIB
Kesaksian Pengikut Salawat Pancasila yang Dituding Anti Islam
Suyanto, juru kunci Paguyuban Sawunggaling menunjukkan tempat yang biasa digunakan untuk ritual. (suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Viralnya sebuah video yang berisikan sejumlah orang yang sedang melakukan ritual disertai bacaan salawat di media sosial. Salawat itu dinilai bertolak belakang dari tradisi Islam.

Dalam salawat itu diselipkan kata Nusantara, Indonesia sampai Pancasila. Semua itu menghebohkan publik.

Kini, kegiatan salawat seperti itu telah berhenti setelah polisi melarangnya. Kepolisian Polsek Lakarsantri audiensi dengan para ulama kampung sekitar beserta warga.

Suara.com datang ke komunitas Salawat Pancasila itu. Ada salah satu pengurus yang bisa ditemui.

Dia ikut terlibat dalam video berdurasi 5.47 menit itu. Andi Bocor, nama panggilan lelaki itu. Andi cerita, Salawat Pancasila yang dia lakukan bersama puluhan orang itu dari Paguyuban Sawunggaling adalah sebuah ritual.

"Itu ritual paguyuban. Ritual itu dilakukan di Aula Makam Sawunggaling yang terletak di kawasan Lidah Wetan 3, Lakarsantri, Surabaya," kata dia.

Ritual itu untuk ungkapkan rasa syukur kepada negeri.

"Tujuan kami berterima kasih untuk Indonesia, terhadap lima sila pancasila, dan secara luas nusantara dan berdoa atas rahmatNya," tutur Andi.

Sejak kapan ritual itu dilakukan?

baca juga

Jelas Andi, ritual itu hanya sekali dilakukan saat menyambut tamu yang berasal dari Mojokerto.

"Ritual itu hanya dilakukan sekali saat ada tamu dari Mojokerto. Dan itupun permintaan sang tamu. Kita punya kegiatan rutin salawat, Namun tidak pernah sekalipun kita sisipkan kata-kata seperti Pancasila dan lainnya," tegasnya.

Salawat itu dilakukan pada 18 Januari 2018 pada pukul 20.00 hingga pukul 21.00.

Saat ritual dilakukan dengan cara mengelilingi beberapa benda pusaka, termasuk bendera merah putih. (Achmad Ali)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Salawat Nabi Diubah Jadi Salawat Pancasila, Polisi Bergerak

Heboh Salawat Nabi Diubah Jadi Salawat Pancasila, Polisi Bergerak

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 17:17 WIB

New York Heboh Teror Pesan Kebencian ke Polisi Beragama Islam

New York Heboh Teror Pesan Kebencian ke Polisi Beragama Islam

News | Rabu, 10 Januari 2018 | 05:36 WIB

Aksi Anti Islam di Belanda Sepi Peminat dan Diadang Kaum Anarkis

Aksi Anti Islam di Belanda Sepi Peminat dan Diadang Kaum Anarkis

News | Senin, 27 November 2017 | 12:51 WIB

Anti SARA atau Anti Agama?

Anti SARA atau Anti Agama?

Your Say | Jum'at, 28 Juli 2017 | 06:13 WIB

Geert Wilders yang Anti Islam Jalani Sidang Terkait Hasutan Rasis

Geert Wilders yang Anti Islam Jalani Sidang Terkait Hasutan Rasis

News | Selasa, 01 November 2016 | 02:15 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×