Sandiaga Sebut Pemprov Larang Pengambilan Air Tanah Ilegal

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 14 Maret 2018 | 15:12 WIB
Sandiaga Sebut Pemprov Larang Pengambilan Air Tanah Ilegal
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat meninjau venue equestrian untuk Asian Games 2018 di Pulomas, Jakarta, Sabtu (10/3/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta melarang pengambilan air tanah secara ilegal. Sandiaga menuturkan, gerakan penyetopan pengambilan air tanah agar tidak terjadi penurunan tanah di Jakarta.

"Kita (Pemprov) akan secara tegas melarang pengambilan air tanah secara ilegal. Kami semua ingin memulai suatu gerakan, kami eliminir penggunaan air tanah hingga pada suatu saat harapan kita di tahun 2030 semuanya akan tersalurkan airnya dan kita tidak mengambil lagi air tanah," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Kata Sandiaga ada dua pendekatan yang dilakukan Pemprov yakni pipanisasi air bersih dan sistem pengolahan air limbah.

Iya meyakini dengan cara tersebut, Pemprov bukan hanya menghentikan penurunan muka tanah, melainkan menciptakan lapangan kerja dari segi konstruksi infastruktur.

"Karena yang kita (Pemprov) perlukan adalah infrastruktur mikro bukan yang besar yang hanya berpihak golongan menengah ke atas, tapi menengah ke bawah ini berkaitan dengan airnya, listrik. Itu yang kami pastikan di DKI bisa terpenuhi lima tahun ke depan," kata Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan saat ini baru 60 persen rumah yang tersalurkan air PAM, sementara 40 persen mengalami kendala lantaran adanya pengambilan air tanah secara ilegal yang dilakukan gedung-gedung di Jakarta.

"Sekarang 60 persen rumah dan pelanggan yang tersalurkan air bersih. 40 persen lebih masih mengalami kendala dan sebagian mengambil air tanah dan itu mengakibatkan permukaan tanah turun secara drastis," ucap Sandiaga.

"Kami lihat juga pelanggaran oleh gedung gedung besar kaya kemarin diperlihatkan secara gamblang. Ini bentuk keberpihakan dari pemerintah menyediakan air bersih kepada masyarakat khususnya ke masyarakat menengah ke bawah," sambungnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Pembagian Cuti Melahirkan PNS DKI Lelaki Selama Sebulan

Begini Pembagian Cuti Melahirkan PNS DKI Lelaki Selama Sebulan

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 12:18 WIB

Sandiaga Sebut Tokyo Pernah Alami Penurunan Tanah

Sandiaga Sebut Tokyo Pernah Alami Penurunan Tanah

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 21:07 WIB

Ketika Para Komedian Anggap Sandiaga Uno dan Anies Sebagai Bapak

Ketika Para Komedian Anggap Sandiaga Uno dan Anies Sebagai Bapak

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 19:51 WIB

Sandiaga Senang Diundang Komedian Main Lenong

Sandiaga Senang Diundang Komedian Main Lenong

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 15:12 WIB

Ajak Warga Beralih ke PAM, Rumah Sandiaga Masih Pakai Air Tanah

Ajak Warga Beralih ke PAM, Rumah Sandiaga Masih Pakai Air Tanah

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 13:56 WIB

Terkini

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

×