Korupsi e-KTP, Keponakan Setnov Bantah Suka Bagi-bagi Duit

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 14 Maret 2018 | 15:40 WIB
Korupsi e-KTP, Keponakan Setnov Bantah Suka Bagi-bagi Duit
Tersangka Irvanto Hendra Pambudi Cahyo usai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Direktur PT Murakabi Sejahtera Irvanto Hendra Pambudi Cahyo membantah keterangan Setya Novanto yang menyebutnya sering membagi-bagikan uang. Keponakan Setnov itu dicecar jaksa penuntut umum di sidang lanjutan kasus e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, Rabu (14/3/2018).

Irvanto juga membantah membagikan uang kepada anggota DPR. Dia mengaku kenal dan intens bertemu dengan beberapa anggota DPR, di antaranya Fayakhun Andriadi dan Aziz Syamsuddin.

‎"Tidak pernah (memberi uang ke anggota DPR). Tapi tahu dan pernah ketemu (Aziz Syamsuddin)‎," katanya di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hal yang disampaikan Irvanto berbeda dengan keterangan Setnov yang mengakui keponakannya sering membagi-bagikan uang. Hal itu disampaikan Setnov ketika menanggapi kesaksian Muhammad Nur alias Ahmad yang merupakan Pegawai PT Murakabi Sejahtera pada Senin (12/3/2018) kemarin.

"Bahwa Saudara Andi menyampaikan bahwa dia telah melakukan pengiriman-pengiriman uang kepada pihak-pihak, di antaranya disebutkan saya juga menyuruh kepada Saudara Irvanto. Saya baru tahu pas sebelum ditahan, ada yang menyampaikan keluarga kepada saya. Jadi petunjuk sebagai kurir untuk antar-antar," kata Setnov saat itu.

Menurut Irvanto yang sudah menjadi tersangka dalam kasus yang sama dengan Setnov, pertemuannya dengan Aziz  Syamsuddin terjadi hanya saat-saat Partai Golkar membuat acara. 

Dia berdalih tidak pernah sekalipun memberi sejumlah uang dalam sebuah bungusan kepada Aziz Syamsuddin dan Fayakun.‎

"Saya nggak pernah pribadi antar (bungkusan). Saya kurang tahu (siapa yang antar). Kadang kalau diajak Pak Andi (Narogong) sama Pak Vidi ‎(Gunawan)," kata Irvanto.‎

Jaksa KPK menelisik hal tersebut lantaran Irvanto diduga pernah memberi jatah kepada Novanto dan orang-orang dekat Novanto seperti Aziz dan Fayakun, terkait proyek e-KTP. Jaksa bahkan mengklaim memiliki buktinya.‎‎

baca juga

Tak hanya Aziz, Irvanto mengaku mengenal kader Golkar lainnya yakni Fayakhun Andriadi. Kata Irvanto, dia cukup sering bertemu dengan Fayakhun.

‎"Kenal (Fayakhun). Lumayan sering (ketemu)" katanya.

‎Menurut Irvanto, saat bertemu Fayakhun, dirinya sering ditemani oleh pengusaha yang diduga sebagai pengatur tender proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong‎, serta adik dan kakak Andi, yakni Vidi Gunawan dan Dedy Priyono.‎‎

‎"‎Saya pribadi nggak (pernah mengngantar bungkusan). Kalau ke sana, kalau nggak sama Andi, Vidi, atau Dedy," kata Irvanto.‎

Diketahui, kini Irvanto telah ditetapkan tersangka oleh KPK terkait kasus e-KTP. Dia diduga sebagai perantara pemberian uang dari penggarap proyek e-KTP kepada Novanto. Begitu juga Andi Narogong yang kini statunya sudah terpidana kasus e-KTP.

Pada perkara ini, mantan Ketua DPR, Setya Novanto diduga menerima 7,3 juta dolar AS, dan sebuah jam tangan seharga 135 ribu dolar AS.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Versi BPKP, Kerugian Negara Akibat Proyek e-KTP Rp2,3 Triliun

Versi BPKP, Kerugian Negara Akibat Proyek e-KTP Rp2,3 Triliun

News | Senin, 12 Maret 2018 | 18:55 WIB

Kode-kode Duit Suap e-KTP untuk Senayan, Dari Warna ke Merk Miras

Kode-kode Duit Suap e-KTP untuk Senayan, Dari Warna ke Merk Miras

News | Senin, 12 Maret 2018 | 15:12 WIB

Dosen dan Ahli Bersaksi di Sidang Korupsi e-KTP Setnov

Dosen dan Ahli Bersaksi di Sidang Korupsi e-KTP Setnov

News | Senin, 12 Maret 2018 | 14:23 WIB

KPK Nyatakan Siap Kawal Sidang e-KTP Setiap Hari

KPK Nyatakan Siap Kawal Sidang e-KTP Setiap Hari

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 23:15 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×