Kode-kode Duit Suap e-KTP untuk Senayan, Dari Warna ke Merk Miras

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 12 Maret 2018 | 15:12 WIB
Kode-kode Duit Suap e-KTP untuk Senayan, Dari Warna ke Merk Miras
Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi mengahdirkan 7 orang saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, Senin (12/3/2018). (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi mengahdirkan 7 orang saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, Senin (12/3/2018). Salah satu di antara tujuh saksi tersebut adalah Muhammad Nur alias Ahmad yang merupakan kurir Setya Novanto.

Dalam kesaksiannya di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Ahmad menyebut Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo awalnya memakai kode warna merah, kuning, dan biru untuk kelompok Senayan. Namun, kemudian kode tersebut diganti dengan memakai merek minuman beralkohol.

Ahmad merupakan pegawai PT Murakabi Sejahtera yang merupakan anak buah Irvanto. Saat itu Irvanto memang menjabat sebagai Direktur PT Murakabi Sejahtera.

"Malam hari saya kirim ke Pak Irvanto bilang buat Senayan dan beliau bilang ada kode merah, kuning, dan biru diganti nama minuman," katanya saat bersaksi di persidangan Setnov.

Ahmad mengatakan, uang tersebut tadinya diterimanya dari perusahaan penukaran uang atas perintah Irvanto. Ada tiga tahap penerimaan yang yang disebut Ahmad, yang kemudian diteruskannya ke rumah Irvanto.

"Saya ingat namanya McGuire, Black Label, Chivas Regal. McGuire untuk ganti (merah), Vodka (biru), Chivas Regal (kuning) dan Black Label lupa," kata Ahmad.

Menurut Ahmad, saat itu Irvanto mengaku sedang mengerjakan suatu proyek. Apabila proyek itu sukses, Ahmad mengaku Irvanto menjanjikannya sebuah motor.

"Saya (Irvanto) lagi ada proyek Nanti proyek kelar saya mau dikasih motor. Motor Tiger second seharga Rp20 juta. Sekarang motor sudah saya jual," kata Ahmad.

Dalam perkara ini, Novanto menerima uang 7,3 juta dolar AS dari proyek e-KTP. Uang tersebut diterima Novanto melalui Made Oka Masagung dan Keponakannya Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dosen dan Ahli Bersaksi di Sidang Korupsi e-KTP Setnov

Dosen dan Ahli Bersaksi di Sidang Korupsi e-KTP Setnov

News | Senin, 12 Maret 2018 | 14:23 WIB

Novanto Bantah Dipasangi Infus Anak-anak

Novanto Bantah Dipasangi Infus Anak-anak

News | Senin, 12 Maret 2018 | 13:27 WIB

Sinyal Demokrat Dukung Jokowi, Setnov: Makin Bagus Deh

Sinyal Demokrat Dukung Jokowi, Setnov: Makin Bagus Deh

News | Senin, 12 Maret 2018 | 13:15 WIB

Keponakan Setya Novanto Membisu saat Digiring KPK ke Sel Tahanan

Keponakan Setya Novanto Membisu saat Digiring KPK ke Sel Tahanan

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 19:56 WIB

'Jumat Keramat KPK', Keponakan Setya Novanto Resmi Ditahan

'Jumat Keramat KPK', Keponakan Setya Novanto Resmi Ditahan

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 19:48 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB