Politikus PPP Tewas Tanpa Busana Usai 'Main' dengan PSK Waria

Reza Gunadha

Selasa, 20 Maret 2018 | 14:23 WIB
Politikus PPP Tewas Tanpa Busana Usai 'Main' dengan PSK Waria
Ilustrasi

Suara.com - Misteri kematian politikus Partai Persatuan Pembangunan cabang Jombang, Muhammad Syafii Has (58), di kebun tebu tanggul Sungai Brantas, Desa Mlirip, Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (16/3) pekan lalu akhirnya terungkap.

Kapolresta Mojokerto Ajun Komisaris Besar Puji Hendro Wibowo mengatakan, Syafii kuat diduga tewas terkena serangan jantung setelah bersetubuh dengan waria berinisial F alias V.

Hal tersebut merupakan kesimpulan setelah polisi memeriksa 5 saksi, yakni warga Desa Mirip yang kali pertama menemukan mayat Syafii, pemilik warung kopi tempat mangkal waria PSK, dan V sendiri.

“V mengakui, korban mendatanginya di tempat prostitusi waria Dusun Kenongo, Kamis (15/3) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal itu dikuatkan oleh saksi lain, yakni R dan AG yang merupakan waria di sana,” jelas Wibowo, Selasa (20/3/2018).

Menurut pengakuan V, sang politikus partai Islam tersebut baru kali pertama ke lokalisasi tersebut. V juga mengakui sempat disewa untuk memberikan “jasa mulut” dan berhubungan badan.

“Ketika berhubungan badan, persisnya saat ejakulasi, korban mendadak kejang-kejang dan tak sadarkan diri. Karenanya, V kabur karena takut,” jelasnya.

Waria berusia 19 tahun tersebut kabur karena takut. Sebab, ia baru kali itu mendapati ”pasiennya” tak sadarkan diri ketika berhubungan badan.

V ternyata kabur untuk memberitahukan kejadian itu kepada temannya dan pemilik warung kopi.

”Sementara ini, V berstatus saksi. Kami belum menemukan bukti adanya tindak pidana dalam kasus ini. Pada tubuh korban juga tak ditemukan tanda kekerasan. Barang-barangnya juga tak ada yang hilang,” jelas Wibowo.

baca juga

Mayat Syafii kali pertama ditemukan oleh Kasmari, pemilik kebun tebu.

“Kasmari menemukan mayat itu saat hendak mengecek kebun tebunya. Dia kaget melihat tubuh seseorang tergeletak tanpa busana. Kemaluannya hanya ditutupi celana yang tak dipakai. Jadi cuma ditempelkan,” kata Suwaji, ketua RT setempat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan identitas korban. Pada KTP yang ditemukan, mayat itu diketahui sebagai Muhammad Safii Has (58) warga asal Dusun Ploso Rejo RT5/RW1 Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Kapolsek Jetis Komisaris Subianto mengatakan, petugas juga menemukan sejumlah barang-barang yang letaknya tak jauh dari mayat.

"Ditemukan uang tunai, dompet, kartu identitas, kondom, tisu dan motor merek Honda Vario bernomor polisi S 5869 OD, itu tidak jauh dari korban," ujarnya. [Achmad Ali]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cawapres Jokowi, PPP Tunggu Masukan dari Munas Alim Ulama

Cawapres Jokowi, PPP Tunggu Masukan dari Munas Alim Ulama

News | Sabtu, 17 Maret 2018 | 04:44 WIB

PPP Minta Kekalahan KPU atas Gugatan PBB Tak Dipolitisasi

PPP Minta Kekalahan KPU atas Gugatan PBB Tak Dipolitisasi

News | Senin, 05 Maret 2018 | 18:17 WIB

Djan Faridz Menyesal PPP Makin Jauh dari Nilai - nilai Islam

Djan Faridz Menyesal PPP Makin Jauh dari Nilai - nilai Islam

News | Senin, 26 Februari 2018 | 01:30 WIB

Pikat Islam Tradisional, PPP Usul Pendamping Jokowi Santri

Pikat Islam Tradisional, PPP Usul Pendamping Jokowi Santri

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 18:58 WIB

Romahurmuziy Ungkap Makna Nomor 10 Bagi PPP

Romahurmuziy Ungkap Makna Nomor 10 Bagi PPP

News | Senin, 19 Februari 2018 | 10:29 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB