Paling Banyak Beri Lahan ke Pebisnis Perkebunan, Ini kata Zulhas

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Jum'at, 23 Maret 2018 | 17:25 WIB
Paling Banyak Beri Lahan ke Pebisnis Perkebunan, Ini kata Zulhas
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan tak membantah hasil studi Greenomics Indonesia, yang menyebutkan dirinya memberikan izin pemanfaatan lahan perkebunan terluas bagi perusahaan dalam kurun waktu 13 tahun terakhir.

Perizinan pemanfaatan lahan bagi perkebunan partikelir tersebut menjadi kebijakan Zulkifli saat masih menjabat Menteri Kehutanan RI pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Greenomics Indonesia sendiri memublikasikan data tersebut, setelah Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengkritik Presiden Joko Widodo ”ngibul” alias berbohong memakai program sertifikasi tanah rakyat.

"Saya masih lihat datanya, karena zaman itu, yang paling penting waktu itu bagi saya adalah, hutan tanaman rakyat. Saya mencanangkan 3 juta hektare, tapi berhasil membagi 1,3 juta hektare," kata Zulkifli di MPR, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

"Itu yang diteruskan sekarang oleh pak Presiden (Joko Widodo) sebagai perhutanan sosial," tambah Zulkifli.

Ia juga mengklaim, pernah menggagas rencana swasembada gula. Agar rencana itu terealisasi, dibutuhkan tanah yang sangat luas untuk perkebunan tebu.

"Tanahnya yang ada itu tinggal di Papua. Nah dulu kita ada program 300 ribu ha atau 400 ribu ha itu untuk gula, dan juga memperluas pertanian dan perkebunan pada waktu itu," ujar Zulkifli.

Namun, setelah dicoba, program itu gagal lantaran tanaman bahan gula tersebut terserang hama.

"Jadi tidak bisa lanjut tanam gula. Juga pertanian tidak bisa lanjut karena persoalan infrastruktur dan belum ada orang-orangnya," kata Zulkifli.

baca juga

"Jadi nanti kita lihat lebih jelas. Ini kan respons karena Pak Amien toh. Terimakasih," tambah Zulkifli.

Hasil studi Greenomics Indonesia menunjukkan, selama periode 2004-2017, kawasan hutan yang dilepas untuk izin perkebunan kepada para pelaku bisnis tertentu seluas lebih dari 2,4 juta ha, atau 36 kali lipat dari luas daratan DKI Jakarta.

Lebih dari 90 persen dari izin-izin perkebunan yang telah diterbitkan itu, merupakan izin-izin ekspansi perkebunan sawit yang diberikan kepada para pelaku bisnis.

“Lebih dari 2,2 juta ha atau lebih dari 91 persen atau setara lebih dari 33 kali lipat luas DKI Jakarta, izin-izin perkebunan tersebut diberikan pada periode Presiden SBY. Sedangkan, izin-izin perkebunan yang diberikan pada era Presiden Joko Widodo, seluas lebih dari 200 ribu ha atau di bawah 9 persen,” kata Vanda Mutia Dewi, Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia.

Studi tersebut mengindikasikan, Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan periode 2009-2014, yang ketika itu juga menjabat Sekjen PAN, memecahkan rekor sebagai menteri yang paling banyak memberikan izin perkebunan partikelir.

Zulkifli total memberikan izin penggunaan lahan seluas 1,64 juta ha atau hampir 25 kali lipat luas DKI Jakarta untuk pengusaha perkebunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Zulkifli Hasan, Menteri Pemberi Izin Perkebunan Terluas

Zulkifli Hasan, Menteri Pemberi Izin Perkebunan Terluas

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 16:53 WIB

Ketua MPR Tak Setujui Alasan Wiranto Minta KPK 'Moratorium Kasus'

Ketua MPR Tak Setujui Alasan Wiranto Minta KPK 'Moratorium Kasus'

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 15:13 WIB

Selain Megawati, Zulkifli Kedatangan Banyak Tokoh Nasional di MPR

Selain Megawati, Zulkifli Kedatangan Banyak Tokoh Nasional di MPR

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 11:15 WIB

Jokowi Belum Teken UU MD3, Begini Sikap MPR dan DPR

Jokowi Belum Teken UU MD3, Begini Sikap MPR dan DPR

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 16:32 WIB

Wacana Poros Ketiga di Pilpres 2019, PAN: Perlu Keajaiban

Wacana Poros Ketiga di Pilpres 2019, PAN: Perlu Keajaiban

News | Senin, 12 Maret 2018 | 13:10 WIB

Terkini

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:42 WIB

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:13 WIB

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:10 WIB

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

×