Mata Novel Membaik, Sudah Lihat Jari Tangan dari Jarak 1 Meter

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 03 April 2018 | 09:16 WIB
Mata Novel Membaik, Sudah Lihat Jari Tangan dari Jarak 1 Meter
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat hadir memenuhi panggilan pemeriksaan Tim Pemantauan Kasus Novel Baswedan di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta, Selasa (13/3). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kondisi kesehatan mata penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sudah semakin membaik pascaoperasi di Singapura. Meski begitu, perkembangannya tidak terlalu siginifikan karena adanya darah yang berada di belakang lensa mata pascaoperasi.

"Penglihatan mata kiri mulai membaik, namun lambat. Hal ini disebabkan oleh kondisi pascaoperasi di mana masih terdapat banyak darah di belakang lensa mata," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Selasa (3/4/2018).

Febri mengatakan, dengan kondisi seperti itu, Novel kini sudah bisa melihat jari tangan dari jarak 1 meter. Selain itu, dia juga sudah bisa melihat benda yang berada di depan latar belakang berwarna putih.

"Sudah dapat melihat jari tangan dari jarak 1 meter," katanya.

Lebih lanjut, Febri juga mengatakan bahwa darah yang ada di dalam mata pascaoperasi tidak menjadi masalah dalam proses penyembuhan. Sebab, darah yang keras tersebut tidak berada di retina mata.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan dokter pada 29 Maret 2018 lalu.

Febri pun menyampaikan bahwa hari ini Novel direncanakan untuk melakukan pengecekan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya.

"Hasil pemeriksaan hari ini akan dipertimbangkan dokter lebih lanjut untuk mengizinkan atau tidak Novel pulang ke Indonesia pada 4 April 2018," kata Febri.

Diketahui, Novel disiram dengan air keras oleh dua orang tak dikenal di mushola dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017. Namun, hingga tinggal 8 hari lagi kejadian tersebut genap satu tahun, siapa kedua pelaku tersebut belum juga bisa diungkap oleh kepolisian.

Hal itu juga diakui oleh Febri yang mengatakan bahwa belum ada perkembangan terbaru dari proses penyelesaian kasus pidana tersebut. Terakhir, Polda Metro Jaya sudah membuat sketsa tentang dua orang yang diduga pelaku penyiraman.

"Sejauh ini belum ada perkembangan ke pelaku," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dewan Tersandung Korupsi, DPRD Malang Terancam Lumpuh

Dewan Tersandung Korupsi, DPRD Malang Terancam Lumpuh

News | Senin, 02 April 2018 | 22:16 WIB

Tersangka Korupsi, Ketua DPRD Kota Malang Mendapat Kado Puisi

Tersangka Korupsi, Ketua DPRD Kota Malang Mendapat Kado Puisi

News | Senin, 02 April 2018 | 18:20 WIB

Belum Ditahan, KPK Periksa Zumi Zola sebagai Tersangka Korupsi

Belum Ditahan, KPK Periksa Zumi Zola sebagai Tersangka Korupsi

News | Senin, 02 April 2018 | 11:20 WIB

Sempat Klaim Sakit, Made Oka Diperiksa Terkait Korupsi e-KTP

Sempat Klaim Sakit, Made Oka Diperiksa Terkait Korupsi e-KTP

News | Senin, 02 April 2018 | 10:13 WIB

Geger, KPK Tersangkakan Puluhan Mantan dan Anggota DPRD Sumut

Geger, KPK Tersangkakan Puluhan Mantan dan Anggota DPRD Sumut

News | Sabtu, 31 Maret 2018 | 19:27 WIB

Terkini

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:57 WIB

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB