Polisi Menyelam ke Dasar Laut Selidiki Tumpahan Minyak Balikpapan

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 09 April 2018 | 12:19 WIB
Polisi Menyelam ke Dasar Laut Selidiki Tumpahan Minyak Balikpapan
Tumpahan minyak yang mencemari pantai. [Shutterstock]

Suara.com - Tim Mabes Polri menyelidiki kasus kebakaran atas tumpahan minyak di perairan sekitar Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3/2018) lalu. Mereka sampai menyelam ke dasar laut tempat tumpahan minyak itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal mengatakan penyelaman itu dilakukan untuk mengetahui gambaran persis keadaan tumpahan.

"Kami masih berupaya melakukan penyelaman TKP Dasar Laut, guna melakukan visualisasi, ambil foto - foto dan video," ujar Iqbal di Mabes Mabes Polri, Senin (9/4/2018).

Iqbal menambahkan, Mabes Polri juga mengintruksikan Polda Kaltim untuk melakukan pembersihan disekitar lokasi yang terkena tumpahan minyak.

Selain itu, kepolisian juga melakukan bakti kesehatan berupa memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada warga sekitar diduga terdampak. Giat ini diselengarakan oleh Biddokes Polda Kaltim di daerah kampung air Jalan Sepakat Kampung baru Tengah, Balikpapan Barat.

Sebelumya terjadi kebakaran akibat tumpahan minyak di Teluk Balikpapan yang memakan korban dua orang tewas dan satu mengalami luka bakar.
Dua orang yang tewas diketahui sebagai pemancing, dan satu orang lagi warga negara asing anak buah kapal kargo batu bara yang sedang lego jangkar.

Hasil identifikasi polisi di Ruang Mortuary RS Bhayangkara Balikpapan diketahui nama korban adalah Imam N, kelahiran Kutai Lama, Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara 2 Mei 1976, dan Wahyu Gusti Anggoro, kelahiran Balikpapan 30 Juli 1990.

"Satu lagi korban adalah anak buah kapal berkewarganegaraan China dari Kapal Ever Judger yang mengalami luka bakar. Seluruh ABK kapal tersebut sebanyak 16 orang juga kami ungsikan ke darat," kata Kepala Polisi Resor Balikpapan AKBP Wiwin Fitra secara terpisah.

Kapal Ever Judger adalah kapal berbendera Panama. Saat kejadian, kapal tengah lego jangkar di tengah Teluk Balikpapan menunggu giliran dimuat. Kapal berukuran panjang 229 meter itu berbobot mati 82 ribu ton, saat dikepung api sudah berisi batu bara 74.000 ton.

baca juga

"Kapal dan kargonya disiram air agar tidak terbakar," kata Kapolres. Bersamaan dengan itu, semua ABK yang berkewarganegaraan China diselamatkan ke darat.

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki adanya kobaran api di tengah laut itu. Tumpahan minyak sepanjang 400 meter diduga kuat berhubungan erat dengan kejadian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Periksa 22 Saksi Tumpahan Minyak di Balikpapan

Polisi Periksa 22 Saksi Tumpahan Minyak di Balikpapan

News | Senin, 09 April 2018 | 11:53 WIB

Dua Pemancing Hilang saat Kebakaran Tumpahan Minyak di Balikpapan

Dua Pemancing Hilang saat Kebakaran Tumpahan Minyak di Balikpapan

News | Minggu, 01 April 2018 | 00:02 WIB

203 Rumah Terbakar, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang

203 Rumah Terbakar, Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang

News | Sabtu, 06 Januari 2018 | 05:15 WIB

Tak Mau Loncat, Aminah dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang Api

Tak Mau Loncat, Aminah dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang Api

News | Jum'at, 05 Januari 2018 | 09:57 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB