Anjing Pelacak Cium Darah Misterius di Lokasi Pembunuhan Hunaedi

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Senin, 09 April 2018 | 13:40 WIB
Anjing Pelacak Cium Darah Misterius di Lokasi Pembunuhan Hunaedi
Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar melayat ke rumah keluarga Hunaedi, purnawirawan TNI AL korban tewas pembunuhan di kompleks TNI AL Jalan Kayu Manis I, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (6/4/2018) sore. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Polisi masih menelusuri keberadaan pelaku pembunuh Hunaedi, pensiunan TNI AL,  melalui bercak darah yang ditemuukan di sekitar lokasi perkara, kompleks Perumahan TNI AL, Pondok Labu Cilandak, Jakarta Selatan.

Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar mengungkapkan, bercak darah tersebut sudah dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik Polri untuk ditelisik.

"Iya ada (bercak darah). Itu langsung labfor yang ambil," kata Indra di Polda Metro Jaya, Senin (9/4/2018).

Bercak darah itu ditemukan berkat penciuman anjing pelacak yang dikerahkan polisi ketika melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Ada bekas darah di sana. Kami identifikasi apakah darah punya korban atau pelaku," terangnya.

Berdasarkan hasil penelusuran anjing pelacak pula, polisi menduga pembunuh Hunaedi kabur menggunakan kendaraan.

Namun, Indra belum bisa menyimpulkan pelaku pembunuh beraksi seorang diri atau dibantu orang lain.

"Apakah saat titik terakhir dijemput atau apa, anjing pelacak sempat terhenti ya. Karena pelacak berhenti di situ. Apakah dijemput atau naik kendaraan sendiri masih kami dalami," jelasnya.

Terkait penyelidikan ini, polisi telah memperoleh ciri-ciri pelaku dari hasil pemeriksaan Sopiah, istri korban.

baca juga

Tapi, ciri-ciri pelaku belum bisa diungkap lantaran masih disinkronisasi dengan alat-alat bukti lain seperti satu unit rekaman kamera pengawas yang diambil dari rumah warga.

Aksi pembunuhan itu berawal ketika Hunaedi sedang mengaji di ruang tengah rumahnya di Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis, RT 7, RW 6, Nomor 18, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018) petang.

Tiba-tiba, korban mendengar ada suara ketukan pintu yang berasal dari luar rumahnya. Saat korban membukakan pintu, tamu misterius itu langsung menyerang hingga korban tersungkur di lantai.

Sopiah sempat melihat suaminya bergumul dengan pelaku sebelum melarikan diri.

Hunaedi meregang nyawa karena mengalami dua luka tusuk di bagian dada kiri dan satu luka di lengan kiri.

Sejauh ini, pelaku dan motif pembunuhan yang menimpa Hunaedi masih belum terungkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuh Pensiunan TNI AL Diduga Profesional dan Bernyali

Pembunuh Pensiunan TNI AL Diduga Profesional dan Bernyali

News | Senin, 09 April 2018 | 13:22 WIB

Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Pembunuh Pensiunan TNI AL

Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Pembunuh Pensiunan TNI AL

News | Senin, 09 April 2018 | 13:09 WIB

Polisi: Foto dan Video Pembunuh Hunaedi Sudah Ditangkap, Hoaks

Polisi: Foto dan Video Pembunuh Hunaedi Sudah Ditangkap, Hoaks

News | Jum'at, 06 April 2018 | 16:31 WIB

Polisi Duga Ada yang Bantu Pelaku Misterius Bunuh Pensiunan TNI

Polisi Duga Ada yang Bantu Pelaku Misterius Bunuh Pensiunan TNI

News | Jum'at, 06 April 2018 | 16:12 WIB

Polisi Duga Pembunuhan Pensiunan TNI AL di Cilandak Terencana

Polisi Duga Pembunuhan Pensiunan TNI AL di Cilandak Terencana

News | Jum'at, 06 April 2018 | 15:23 WIB

Terkini

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:31 WIB

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:17 WIB

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB