Santri Tewas Ditusuk Pemotor Ngamuk, Lainnya Luka Sabetan Pisau

Pebriansyah Ariefana

Senin, 09 April 2018 | 13:37 WIB
Santri Tewas Ditusuk Pemotor Ngamuk, Lainnya Luka Sabetan Pisau
Ilustrasi aksi penikaman/ penusukan. (Shutterstock)

Suara.com - Rombongan santri Ponpes Bani Utsman diserang secara membabi-buta seorang pengendara motor saat tengah bekerja bakti di sekitar pondok di Kampung Pasar Panimbang, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Kejadian itu, Minggu (8/4/2018) sekitar pukul 01.00 WIB.

Hanapi (20), seorang santri tewas dalam peristiwa tersebut setelah dadanya kena tikam pisau pelaku. Sementara, Pajri rekan korban mengalami luka di bagian tangan kanan dan kiri terkena sabetan pisau pelaku.

Jenazah korban dilarikan ke RSUD Serang untuk menjalani autopsi. Sementara pelaku ditangkap santri Ponpes Bani Utsman masih menjalani pemeriksaan di Polres Pandeglang.

Peristiwa berdarah di sekitar Ponpes Bani Utsman tersebut terjadi saat santri tengah bekerja bakti. Tiba-tiba muncul sebuah motor Honda Beat ngebut di lokasi. Motor tersebut kemudian diteriaki para santri.

“Tadinya ada pengendara sepeda motor Honda Beat ngebut. Setelah itu kami teriaki. Mungkin ia tidak terima sehingga memberhentikan laju sepeda motornya dan menghampiri. (Pelaku) melakukan penusukan di bagian dada Hanapi sebanyak satu kali,” kata Saprudin kerabat korban yang saat kejadian juga berada di lokasi.

Tak hanya menikamkan pisau ke dada Hanapi, pelaku juga secara membabi buta menyerang rekan korban lainnya. Pajri, salah seorang rekan korban terpaksa menderita luka di tangan kanan dan kirinya setelah bergumul dengan pelaku.

“Pajri mengalami luka di bagian tangan sebelah kiri dan kanan. Setelah itu pelaku diamankan oleh santri dan diserahkan ke Polsek Panimbang, lalu korban dirujuk ke Puskesmas Panimbang,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Panimbang Endang membenarkan bahwa Hanapi dibawa ke Puskesmas Panimbang untuk mendapatkan pertolongan, namun karena luka yang dialami Hanapi terlalu serius, pihak Puskesmas merujuknya ke RSUD Berkah.

“Dalam perjalanan menuju RSUD berkah korban meninggal dunia,” singkat Endang.

baca juga

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menjelaskan, pelaku penyerangan Puad (18), seorang pelajar, warga Kampung Soge, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang. Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman Bantenhits.com yang merupakan media jaringan suara.com di daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TKI Asal Jambi Jadi Korban Penusukan di Malaysia

TKI Asal Jambi Jadi Korban Penusukan di Malaysia

News | Sabtu, 31 Maret 2018 | 06:34 WIB

Polisi Bekasi Siapkan Pasukan Pengawal Ulama yang Terancam Bahaya

Polisi Bekasi Siapkan Pasukan Pengawal Ulama yang Terancam Bahaya

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 14:04 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×