Kisah Setnov saat Hilang Dikejar KPK, Sempat Teriak 'Ya Tuhanku'

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Senin, 09 April 2018 | 18:19 WIB
Kisah Setnov saat Hilang Dikejar KPK, Sempat Teriak 'Ya Tuhanku'
Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (29/3).

Suara.com - Mantan wartawan Metro TV, Muhamad Hilman Mattauch, bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo pada Senin (9/4/2018).

Hilman menjadi sopir mobil yang ditumpangi Setya Novanto saat mengalami kecelakaan tunggal pada tanggal 16 November 2017.

Dalam kesaksiannya, Hilman menjelaskan kronologis saat Setnov dikejar hingga masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hilman mengatakan, pada tanggal 15 November 2017, Setnov menghilang dari rumahnya. Hilman mengakui ditugaskan kantornya untuk mencari keberadaan mantan Ketua DPR tersebut.

Namun, hingga pukul 02.00 WIB, dia belum bisa menemukan keberadaan Setnov. Padahal, dia sudah mendatangi sejumlah tempat.

"Tanggal 15 November saya mencari Pak Setya Novanto, penugasan dari kantor untuk mewawancarai Pak Setnov, semua wartawan Metro TV," katanya di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Waktu itu situasi ramai di rumah Pak Setnov, saya dapat telepon dari kantor pas di rumah Pak Setnov. Saya cari di Pondok Indah, Dharmawangsa, kediamannya. Cari Setya Novanto sendiri, saya pulang jam 2 pagi, besoknya cari lagi," cerita Hilman.

Karena belum juga ditemukan, dia kembali mencari Setnov pada tanggal 16 November.

"Kamis tanggal 16 November, siang  sekitar pukul 11.00 WIB, saya mencari ke DPP Golkar di Slipi, ke Widya Chandra di rumah dinas, ke Wijaya, sambil telepon ajudan Setnov, namannya Reza Pahlevi," katanya.

baca juga

Namun, atas usahanya tersebut, Hilman tidak mendapatkan hasil. Baru Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB, ajudan Setnov menjawab telepon dari Hilman dan memberitahukan keberadaan sang bos.

"Jam 5 sore, telpon saya diangkat ajudan, saya minta kasih ke Pak Setnov, karena saya mau bicara sama dia, untuk mengklarifikasi. Pak Setnov bilang, ya sudah ke DPR saja, saya tanya, memang bapak di mana? Dijawab di DPR, baru saya ke DPR," kata Hilman.

Setelah sampai di DPR, dia langsung ke lantai 3, ke ruangan kerja Setnov.

"Pas saya masuk tak ada siapa-siapa, saya duduk di sofa, Pak Setnov datang, saya ngomong yang terjadi kemarin, respons publik, saya minta klarifikasi," katanya.

Terhadap permintaan Hilman, Setnov tak menyetujuinya.

"Waktu itu dia belum berkenan, saya ceritakan sisi buruk, banyak bilang orang kabur, opininya, pak kalau bisa diklarifikasi. Saya disuruh kantor mewawancarai bapak. Dia jawab, Iya sih, tapi ini harus ditampilkan penuh," kata Hilman menceritakan percakapannya dengan Setnov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Harap Semua Unsur di Internal KPK Kompak

DPR Harap Semua Unsur di Internal KPK Kompak

DPR | Senin, 09 April 2018 | 17:46 WIB

Hakim ke Eks Wartawan Sopir Setnov: Gimana Kondisi Tiang Listrik?

Hakim ke Eks Wartawan Sopir Setnov: Gimana Kondisi Tiang Listrik?

News | Senin, 09 April 2018 | 16:07 WIB

Zumi Zola Kembali Diperiksa KPK sebagai Tersangka Kasus Suap

Zumi Zola Kembali Diperiksa KPK sebagai Tersangka Kasus Suap

News | Senin, 09 April 2018 | 15:42 WIB

Setnov Mengaku Pingsan, Dokter Nadia: Cuma Cedera Ringan kok

Setnov Mengaku Pingsan, Dokter Nadia: Cuma Cedera Ringan kok

News | Senin, 09 April 2018 | 14:35 WIB

Dokter: Tak Ada Benjolan di Dahi Setnov, Apalagi Sebesar Bakpao

Dokter: Tak Ada Benjolan di Dahi Setnov, Apalagi Sebesar Bakpao

News | Senin, 09 April 2018 | 14:20 WIB

Terkini

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:45 WIB

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya

Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 15:42 WIB

Tak Sekadar Mempercantik Kota, Ruang Terbuka Hijau Punya Peran Penting Tekan Polusi

Tak Sekadar Mempercantik Kota, Ruang Terbuka Hijau Punya Peran Penting Tekan Polusi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:40 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 15:40 WIB

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:39 WIB

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

Swiss Ingin Penerbangan Langsung dari Jakarta, Sebut Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

Ganjil Genap Jakarta Diusulkan Berlaku Penuh Seharian, Mobil Listrik Wajib Patuh

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:34 WIB

×