Hizbullah: Perang Agresi AS dan Sekutunya ke Suriah Gagal

Reza Gunadha

Senin, 16 April 2018 | 13:35 WIB
Hizbullah: Perang Agresi AS dan Sekutunya ke Suriah Gagal
Warga Lebanon dari kalangan Kristen juga turut mendukung Hizbullah. [noqta]

Suara.com -  Hizbullah Lebanon mengungkapkan perang agresi yang dilancarkan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, terhadap Suriah  pada Jumat (13/4) pekan lalu berujung kegagalan.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah menuturkan, serangan udara ketiga negara agresor tersebut gagal meneror tentara Suriah, atau membantu gerombolan teroris pemberontak, maupun melayani kepentingan Israel.

“Serangan agresi AS dan sekutu-sekutunya menemui kegagalan. Karenanya, mereka sekarang harus menahan diri, karena serangan lebih luas justru akan memicu pembalasan dari rakyat Suriah, Hizbullah, dan rakyat dunia yang membenci penjajahan,” kata Nasrallah dalam unjuk rasa di Bekka, Lebanon untuk mengutuk agresi tersebut, Minggu (15/4/2018).

Ia menuturkan, serangan AS dan sekutunya tak bakal bisa mematikan semangat perjuangan tentara dan rakyat Suriah yang sudah teruji melawan ISIS dan pemberontak selama tujuh tahun terakhir.

Sebaliknya, ia menilai kalau AS dan sekutunya melakukan serangan lanjutan, maka akan memicu konflik global di kawasan tersebut.

"Setiap bentrokan seperti itu akan mengobarkan seluruh wilayah. Kami, Hizbullah, juga tak bakal tinggal diam melihat saudara-saudara kami menjadi sasaran tembak imperialis AS" kata Nasralllah seperti diberitakan SANA—kantor berita resmi Suriah.

Hizbullah yang didukung Iran, menjadi sekutu penting Suriah dalam peperangan melawan ISIS  serta pemberontak dukungan Barat selama 7 tahun terakhir.

Sayap militer Hizbullah memunyai peranan penting dalam pembebasan banyak wilayah Suriah dari tangan ISIS maupun pemberontak.

Sehari sebelumnya, Sabtu (14/4), Presiden Suriah Bashar Al Assad menegaskan, serangan udara AS ke wilayahnya menunjukkan paras sebenarnya kekuatan Barat.

baca juga

“Agresi itu membuka topeng AS dan negara-negara Barat terhadap kita, Suriah. Mereka menghalalkan segala cara untuk meruntuhkan Suriah yang berdaulat,” tegasnya kepada Presiden Iran Hassan Rouhani via telepon.

“AS dan negara-negara Barat menyadari, mereka sudah kehilangan kendali atas tanah kami setelah teroris maupun pemberontak yang dibekinginya kalah. AS dan sekutu-sekutunya juga tak lagi dipercayai rakyatnyta sendiri dan dunia. Kami tak bakal berhenti melawan para penjajah itu,” tegasnya lagi.

Sedangkan Presiden Rouhani menegaskan, Iran mendukung penuh tentara dan rakyat Suriah untuk melawan penjajahan AS dan sekutu-sekutunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap Gambar Kehancuran Suriah Pascaserangan Udara

Terungkap Gambar Kehancuran Suriah Pascaserangan Udara

News | Senin, 16 April 2018 | 07:48 WIB

Kutuk Agresi AS, Putin: Mereka adalah Dalang Teroris di Suriah

Kutuk Agresi AS, Putin: Mereka adalah Dalang Teroris di Suriah

News | Minggu, 15 April 2018 | 18:21 WIB

Dewan Masjid Indonesia Kecam Perang Agresi AS ke Suriah

Dewan Masjid Indonesia Kecam Perang Agresi AS ke Suriah

News | Minggu, 15 April 2018 | 16:19 WIB

DK PBB Tolak Resolusi Rusia untuk Kutuk Agresi AS ke Suriah

DK PBB Tolak Resolusi Rusia untuk Kutuk Agresi AS ke Suriah

News | Minggu, 15 April 2018 | 14:25 WIB

Israel Dukung Perang Agresi AS dan Sekutunya ke Suriah

Israel Dukung Perang Agresi AS dan Sekutunya ke Suriah

News | Minggu, 15 April 2018 | 14:12 WIB

Terkini

Dari Loper Koran hingga Doktor, Cerita Arief Tuntaskan Disertasi Sambil Jaga Ibu di Rumah Sakit

Dari Loper Koran hingga Doktor, Cerita Arief Tuntaskan Disertasi Sambil Jaga Ibu di Rumah Sakit

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Air Rumah Keruh? Ini 4 Cara Ampuh Bikin Jernih Lagi

Air Rumah Keruh? Ini 4 Cara Ampuh Bikin Jernih Lagi

Sumut | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:34 WIB

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

PSSI Naikkan Harga Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Murah Rp250 Ribu

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:28 WIB

×