Gempa Guncang Malang saat Apel Kesiapsiagaan Bencana

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 26 April 2018 | 13:29 WIB
Gempa Guncang Malang saat Apel Kesiapsiagaan Bencana
Simulasi bencana alam di Malang. (Suara.com/Sugianto)

Suara.com - Gempa bumi mengguncang Malang, tak ada kerusakan akibat gempa tersebut. Gempa terjadi pukul 10.04 WIB, Kamis 26 April 2018.

"Tak ada dampak. Tak ada bangunan yang rusak," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang Bagyo Setyono.

Ia mengaku telah menginventarisasi laporan dari semua daerah yang terdekat dengan pusat gempa. Analisis BMKG gempa bumi tektonik berkekuatan 4,9 Skala Richter. Pusat gempa berada di laut pada jarak 148 kilometer arah selatan Dampit, Kabupaten Malang, dengan kedalaman 52 kilometer.

Sementara itu Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Mochamad Riyadi menjelaskan guncangan dirasakan lemah di sebagian Kabupaten Malang. Guncangan dirasakan di Kota Malang, Tempursari, Turen dan Gondanglegi.

Gempa ini termasuk klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas pertemuan lempeng Indo-Australia ke bawah lempang Eurasia.

"Meski gempa bersumber di laut namun tidak menimbulkan tsunami karena kekuatan yang relatif kecil," kata Riyadi.

Sampai saat ini tak ada aktivitas gempa bumi susulan. Masyarakat sekitar dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Ratusan relawan PMI Kabupaten Malang menggelar apel kesiapsiagaan bencana. Apel memperingati hari kesiapsiagaan Nasional di markas PMI Kabupaten Malang. Apel dipimpin Ketua PMI Kabupaten Malang yang juga Bupati Malang Rendra Kresna.

Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprilianto menjelaskan indeks resiko bencana alam nomor dua di Jawa Timur. Urutan ke 9 skala bencana alam secara Nasional.

"Kabupaten Malang seperti supermaket bancana," katanya.

Kabupaten Malang rawan terhadap 12 bencana. Antara lain gempa bumi, tsunami, gunung api, banjir, longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan, banjir rob, bencana industri, bencana sosial (konflik) dan gagal teknologi.

76 Bencana Alam dalam 6 Bulan

Selama empat bulan terkadi 76 bencana alam di Kota Malang. Mengakibatkan seorang meninggal, 47 jiwa mengungsi dan kerugian Rp 4,1 miliar. Meliputi bencana banjir, tanah longsor, kebakaran, angin kencang, dan pohon tumbang.

"Cuaca tak menentu, Kota Malang rawan bencana," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Malang, J Hartono.

Sedangkan sepnjang 2017 terjadi 170 kali bencana alam. Ia tengah menyiapkan Malang sebagai Kota Tangguh bencana. Kini, sebanyak 18 Kelurahan dari 47 Kelurahan ditetapkan sebagai Kelurahan Tangguh.

Antara lain Polehan, Bareng, Kota Lama, Penanggungan, Tlogomas dan Bandungrejosar, Merjosari, Oro-Oro Dowo dan Mergosono. Kelurahan Tangguh disiapkan sejak dua tahun lalu.

"Bekerjasama dengan perguruan tinggi, untuk KKN di Kelurahan Tangguh," katanya.

Agar target Malang sebagai Kota Tangguh segera terealisasi. Kini, disiapkan berbagai usaha mitigasi untuk mengurangi risiko bencana.

"Kota Malang paling rawan gempa, dan angin." BPBD Kota Malang juga intens berkomunikasi dengan relawan dan komunitas untuk mitigasi bencana alam.

Sementara itu, Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol Nurul Yakin yang memimpin apel menyampaikan secara geografis, klimatologis dan demografis Kota Malang rawan bencana.

"Kota Malang di dataran tinggi dengan aliran sungai Brantas berpotensi menjadi sumber bencana seperti longsor dan banjir," kata Nurul.

Untuk itu masyarakat Malang diharapkan meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapai berbagai ancaman bencana. Apel ditutup dengan simulasi bencana alam kebakaran dan gempa bumi. (SUGIANTO)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disuruh Paman Jaga Rumah, 4 Pemuda Malah Tanam Ganja

Disuruh Paman Jaga Rumah, 4 Pemuda Malah Tanam Ganja

News | Selasa, 24 April 2018 | 20:46 WIB

16 Anak Terlibat Terorisme dan Radikalisme Sejak Tahun 2000

16 Anak Terlibat Terorisme dan Radikalisme Sejak Tahun 2000

News | Kamis, 19 April 2018 | 17:04 WIB

Tiga Pasutri Pelaku Swinger di Malang Ternyata Terekam CCTV

Tiga Pasutri Pelaku Swinger di Malang Ternyata Terekam CCTV

News | Rabu, 18 April 2018 | 14:00 WIB

Kenapa 3 Pasutri Pelaku Tukar Pasangan Pilih Penginapan Tua Ini?

Kenapa 3 Pasutri Pelaku Tukar Pasangan Pilih Penginapan Tua Ini?

News | Selasa, 17 April 2018 | 15:41 WIB

Wringin Anom Inn, Penginapan Tua Tempat Pasutri Bertukar Pasangan

Wringin Anom Inn, Penginapan Tua Tempat Pasutri Bertukar Pasangan

News | Selasa, 17 April 2018 | 13:35 WIB

Terkini

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:44 WIB

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:34 WIB

Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon

Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:29 WIB

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:16 WIB

Krisis Iklim Bikin Ruang Kelas Makin Panas: Ngaruh ke Konsentrasi Siswa?

Krisis Iklim Bikin Ruang Kelas Makin Panas: Ngaruh ke Konsentrasi Siswa?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:12 WIB

Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap

Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:01 WIB

Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!

Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:44 WIB

Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan

Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:32 WIB

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:45 WIB

Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:54 WIB