Pengamat: Ada 4 Tokoh Muda yang Layak Dampingi Jokowi di Pilpres

Rizki Nurmansyah

Sabtu, 28 April 2018 | 12:23 WIB
Pengamat: Ada 4 Tokoh Muda yang Layak Dampingi Jokowi di Pilpres
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat peresmian Keramba Jaring Apung atau "offshore" di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Babakan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (24/4)

Suara.com - Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie menilai ada sejumlah figur muda Indonesia yang layak mendampingi Presiden Joko Widodo pada pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Menurut Jerry, setidaknya ada empat tokoh muda yang punya kans digandeng Jokowi sebagai wakil presiden (wapres).

Pertama adalah Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy. Bahkan, Jerry melihat peluang Rommy--sapaan akrab Romahurmuziy--mendampingi Jokowi lebih besar.

"Peluang Jokowi memilih Rommy lebih besar, apalagi sejauh ini (melihat) kedekatan dengan Jokowi. Tapi harus melalui mekanisme partai pengusung," tutur Jerry, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (28/4/2018).

"Jika yang dipilih Jokowi tokoh muda yang energik, PPP adalah partai besar. Pasalnya sejak 1977 hanya ada 3 partai Golkar, PDIP dan satunya PPP. Nama PPP meroket saat Hamzah Haz jadi Wapres," lanjutnya.

Jerry pun yakin dengan pemilihan Rommy sebagai Wapres yang notabene dari kalangan santri dan tokoh muda Islam, bisa meredam kelompok radikal dan intoleran yang saat ini banyak menyerang Jokowi, seperti kelompok Saracen beberapa waktu lalu.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan periode 2016-2021 Romahurmuziy [suara.com/Oke Atmaja]

"Rommy adalah rising star muda Indonesia yang smart dan energik. Apalagi dia berlatar belakang teknokrat ditambah pengalaman di sejumlah perusahaan dan pernah menjabat tenaga ahli di sejumlah kementerian," ujarnya.

Jerry juga memprediksi, dengan grand design politik yang mumpuni, Rommy akan mampu membawa PPP menyalip perolehan suara partai-partai besar seperti Demokrat dan Gerindra.

baca juga

Nama kedua yang patut diperhitungkan sebagai Wapres dari Jokowi, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Jerry melihat politisi Demokrat yang juga putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu punya potensi cukup besar mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi e-KTP di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2).

AHY, kata Jerry, telah membuktikan sosoknya tidak bisa dipandang sebelah mata setelah meraih perolehan suara sebesar 937.955 suara atau sekitar 17,05 persen pada Pilkada DKI Jakarta yang lalu.

"SBY adalah cikal bakal kesuksesan Agus di dunia politik. Keuntungan AHY adalah figur bersih dan belum terkontaminasi dan punya kedekatan dengan putra Jokowi. Dia juga didukung Demokrat dengan 61 kursi di DPR dan juga dua periode SBY (sebagai) presiden, maka AHY saya prediksi akan memberi ancaman pada Pilpres 2024, peluang presiden setelah Jokowi cukup besar," tambahnya.

Sementara itu, figur ketiga yang dinilai Jerry layak mendampingi Jokowi adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Tapi dia menilai sejauh ini Airlangga belum ada move on dan lobi politik yang kuat, masih keep silent atau stay cool.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Memang, kata Jerry, Golkar memiliki suara kedua terbanyak di parlemen yakni 91 kursi di bawah PDI Perjuangan 107 kursi.

Namun, Jerry mengamati Airlangga masih berpeluang jika team work-nya mampu meyakinkan Jokowi. Pasalnya Golkar partai besar dan punya influence political (pengaruh politik) yang besar.

"Bisa saja jika Airlangga belum bergerak maka tiketnya bisa hilang. Harus ada komunikasi intens dengan tim Jokowi seperti ketua-ketua relawan dan juga PDIP serta orang dekat Jokowi," kata dia.

Nama terakhir yang patut menjadi Wapres dari Jokowi, yakni Muhaimin Iskandar. Sejauh ini, tutur Jerry, ketua umum DPP PKB itu sudah mempromosikan diri ke seluruh Indonesia siap maju sebagai Wapres dengan memasang baliho.

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (suara.com/Dian Rosmala)

Tidak hanya itu, Cak Imin--sapaan akrab Muhaimin--seperti hasil survei dari LSI, banyak didukung warga Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Wapres dari Jokowi. 

Selain itu, dengan 47 kursi yang dimiliki PKB di parlemen, membuat Cak Imin punya cukup modal mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

"Ini adalah langkah yang smart menunjukkan Cak Imin memang siap dan serius untuk maju di Pilpres, bukan hanya isapan jempol. PKB punya basis massa di Jatim yang besar, di sana hampir 30 juta pemilih di bawah Jabar 33 juta, dengan 20 kursi di DPRD, dari 196,5 juta pemilih di Indonesia, ditambah lagi dukungan dari HMI," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:54 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Mau Jadikan PSI Mesin Politik

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Mau Jadikan PSI Mesin Politik

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:45 WIB

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:21 WIB

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×