Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:45 WIB
Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji menyatakan partainya membuka opsi penyelenggaraan Pilkada tanpa wakil kepala daerah.
  • Wacana tersebut bertujuan menghindari konflik atau pecah kongsi antara kepala daerah dan wakilnya yang sering terjadi dan mengganggu jalannya pemerintahan.
  • Usulan yang awalnya berasal dari PKB ini masih dalam tahap pengkajian.

Suara.com - Partai Golkar membuka opsi penyelenggaraan Pilkada tanpa memilih wakil kepala daerah. Gagasan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu cara menghindari konflik atau "pecah kongsi" antara kepala daerah dan wakilnya setelah terpilih.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI yang juga Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, mengatakan opsi tersebut kini masuk dalam pembahasan mengenai model pemilihan kepala daerah di masa mendatang.

"Salah satu opsi itu juga dibicarakan. Pilkada tanpa wakil, lalu model pemilihannya itu kan sudah dibicarakan, ya," ujar Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Menurut Sarmuji, persoalan hubungan kepala daerah dan wakilnya yang kerap retak menjadi salah satu alasan munculnya gagasan tersebut. Fenomena "pecah kongsi" dinilai terjadi di banyak daerah dan dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

"Memang untuk salah satu cara untuk menghindari benturan antara kepala daerah dan wakil yang saat ini menjadi fenomena di banyak daerah, itu memang bisa dipikirkan pilkada tanpa wakil," jelasnya.

Meski demikian, Sarmuji menegaskan Golkar belum menentukan sikap final. Berbagai model Pilkada masih terbuka untuk dikaji, dengan tujuan mencari format yang dapat meminimalkan konflik antara kepala daerah dan wakilnya.

"Masih banyak opsi ya, apakah pilkada tanpa wakil atau model pilkada yang lain, tetapi menghindari konflik antara kepala daerah dan wakil kepala daerah," tambah Sarmuji.

Jika opsi Pilkada tanpa wakil nantinya dipilih, perubahan aturan harus dituangkan dalam revisi undang-undang. Namun, format revisinya masih dikaji, termasuk apakah dibuat sebagai undang-undang Pilkada tersendiri atau dikodifikasikan dengan aturan pemilu.

"Pasti di undang-undang pilkada. Tapi undang-undang pilkada itu apakah menjadi diri sendiri, berdiri sendiri atau menjadi kodifikasi atau omnibus law di undang-undang pemilu masih belum diputuskan sampai sekarang," jelasnya

baca juga

Usulan Berawal dari PKB

Wacana Pilkada tanpa wakil sebelumnya disampaikan anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Muhammad Khozin dalam rapat bersama Kementerian Dalam Negeri pada Kamis (30/7/2026).

Khozin mengusulkan agar masyarakat cukup memilih kepala daerah, sedangkan wakil kepala daerah ditunjuk oleh kepala daerah terpilih. Menurut dia, skema tersebut dapat menghindari posisi wakil kepala daerah yang hanya berfungsi sebagai pengumpul suara dalam Pilkada.

Gagasan itu kini mendapat respons dari Golkar dan masuk sebagai salah satu opsi yang dipertimbangkan dalam pembahasan mengenai model Pilkada ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Terkini

Abu Vulkanik Jadi Ancaman, Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Abu Vulkanik Jadi Ancaman, Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:38 WIB

Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami

Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:33 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Video | Minggu, 06 September 2026 | 13:30 WIB

Anak Krakatau Level III Siaga, ASDP Pastikan Merak-Bakauheni Masih Beroperasi Normal

Anak Krakatau Level III Siaga, ASDP Pastikan Merak-Bakauheni Masih Beroperasi Normal

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 13:29 WIB

Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau

Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 13:27 WIB

Bakauheni-Merak Normal: Terlihat Abu Erupsi Anak Krakatau, Ombak Kencang

Bakauheni-Merak Normal: Terlihat Abu Erupsi Anak Krakatau, Ombak Kencang

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 13:27 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Langit Jakarta, AirAsia Ambil Langkah Darurat

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Langit Jakarta, AirAsia Ambil Langkah Darurat

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 13:25 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pelabuhan Panjang Tetap Berdenyut: Masker Jadi Atribut Wajib

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pelabuhan Panjang Tetap Berdenyut: Masker Jadi Atribut Wajib

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 13:23 WIB

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:21 WIB

Viral Tips Warga Jogja Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangan Lap Kaca Mobil Supaya Tak Baret!

Viral Tips Warga Jogja Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangan Lap Kaca Mobil Supaya Tak Baret!

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 13:19 WIB

×