Ratusan Wisatawan Tiongkok Digrebek di 3 Lokasi di Bali

Ferry Noviandi

Rabu, 02 Mei 2018 | 01:05 WIB
Ratusan Wisatawan Tiongkok Digrebek di 3 Lokasi di Bali
Ilustrasi kriminalitas (Shutterstock)

Suara.com - Lagi-lagi wisatawan asing asal Tiongkok digerebek di tiga lokasi oleh Polda Bali. Kali ini Polda Bali mengamankan ratusan wisatawan asing asal negeri Tirai Bambu tersebut lantaran telah melakukan penipuan.

Tiga lokasi itu di antaranya di Jalan Perumahan Mutiara Abianbase no 1, Mengwi, Badung, polisi mengamankan 49 orang. Sementara di lokasi kedua berada di Jalan Bedahulu XI Nomor 39 Denpasar. Dari situ polisi mengamankan 32 orang.

Sedangkan TKP ketiga ada di Jalan Gatsu I Nomor 9 Denpasar. Dari lokasi itu, Polda Bali mengamankan 33 orang.

Direktur Kriminal Khusus Polda Bali, Kombes Pol Anom Wibowo mengatakan, penangkapan di lokasi pertama pada Selasa (1/5/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.

Polda Bali menangkap 103 orang warga negara Tiongkok dalam kasus penipuan.(Luh Wayanti/Suara.com)

Anom Wibowo menjelaskan bahwa ada 114 orang yang ditangkap. 103 orang warga Tiongkok sedangkan 11 orang lainnya adalah warga Indonesia.

Anom Wibowo mengaku,  ditangkapnya wisawatan asal Tiongkok ini berdasarkan pengalaman kasus-kasus sebelumnya. Selain itu juga adanya informasi dari masyarakat Bali.

"Mereka diamankan oleh kami dari Satgas CTOC, Sabara dan Sabata. Mereka ini telah melakukan kasus cyber fraud," paparnya.

Menurut Anom Wibowo, ratusan wisatawan asal Tiongkok ini telah melakukan penipuan secara online. Korbannya kebanyakan dari warga Tiongkok sendiri.

baca juga

Modusnya hampir sama dengan kasus yang lama, di mana mereka telah menghubungi korban dan mengaku dari pihak aparat hukum, sehingga korban pun merasa terancam.

"Mereka membujuk korban untuk mentransfer sejumlah uang kepada para pelaku," jelasnya.

Anom menambahkan, bahwa para pelaku memiliki banyak nomer telepon warga Tiongkok sendiri yang didapat dari pasar gelap. "Ya pokoknya mereka mendapatkan nomor dari pasar gelap," jelasnya.

Kasus ini sendiri sudah yang kedelapan sejak pertengahan 2017 hingga 2018. Polisi mengaku, sampai saat ini masih mendalami berapa orang yang sudah menjadi korban mereka.

"Yang jelas korban mereka warga Tiongkok sendiri, tidak ada yang Taiwan," katanya.

Sedangkan warga Indonesia yang terlibat dalam kasus tersebut hanya sebagai buruh tukang cuci dan tukang masak.

Anom menuturkan, hingga sampai saat ini belum tahu siapa otak di balik kasus ini. "Belum-belum kami dapatkan siapa otaknya kasus ini. Yang jelas mereka di sini sudah lama ada yang sejak tahun 2015," tuturnya. (Luh Wayanti) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

×