Selidiki 2 Bocah Tewas di Monas, Kapolda Metro Bentuk Tim Khusus

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 02 Mei 2018 | 09:31 WIB
Selidiki 2 Bocah Tewas di Monas, Kapolda Metro Bentuk Tim Khusus
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk membentuk tim khusus, terkait kasus tewasnya dua bocah bernama Mahesa Bin Junaedi (12) dan Rizki Saputra (10), di acara pembagian sembako yang diinisiasi Forum Untukmu Indonesia di Monas, Jakarta, Sabtu (28/4) akhir pekan lalu.

"Saya sudah bentuk tim, tim gabungan dari Jakpus dan tim untuk menyelidiki bagaimana latar belakang kasus itu," kata Idham di Polda Metro Jaya, Rabu (2/5/2018).

Dia menyampaikan, polisi belum bisa menyimpulkan apakah kedua korban tewas akibat berdesak-desakan saat mengantre pembagian sembako dalam acara bertajuk 'Untuk Indonesia Berkarya Dalam Harmoni' atau bukan. Sejauh ini, kata dia, kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.

"Belum tentu, kan saya bilang masih penyelidikan," katanya.

Terkait kasus itu, dia pun akan menunggu hasil penyelidikan dari tim khusus yang berasal dari gabungan aparat Polres Metro Jakarta Pusat dan aparat Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno membeberkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan panitia acara, yakni Forum Untukmu Indonesia di acara bertajuk 'Untukmu Indonesia Berkarya dalam Harmoni' di Monas.

Pelanggaran tersebut diketahui Sandiaga setelah meminta klarifikasi Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jakarta dan Forum Untukmu Indonesia.

"Pelanggaran pertama yang dilakukan Forum Untukmu Indonesia yakni menggunakan logo resmi Pemprov tanpa izin. Jadi itu bukan acara Pemprov," ujar Sandiaga.

Kemudian pelanggaran kedua, yakni kegiatan pembagian sembako tidak sesuai dengan kesepakatan awal saat mengajukan proposal.

baca juga

"(Pelanggaran) Kedua, pelaksanaan kegiatan tidak sesuai dengan kesepakatan awal yaitu ada pembagian sembako. Ini sudah tidak disetujui dari awal oleh kami dari Pemprov DKI," tuturnya.

Pelanggaran ketiga, yakni tidak bertanggung jawab kepada kebersihan taman dan prasarana serta kegiatan di sekeliling area Monas.

"Keempat, tentunya kenyamanan dari pengunjung dan terjadi penumpukan pengunjung yang tidak diantisipasi baik, dan tidak terkoordinasi secara baik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panitia Sembako Maut Hanya Berikan Santunan, Keluarga Tak Terima

Panitia Sembako Maut Hanya Berikan Santunan, Keluarga Tak Terima

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 17:09 WIB

Kisah Mahesa dan Rizki, Bocah yang Tewas saat Pembagian Sembako

Kisah Mahesa dan Rizki, Bocah yang Tewas saat Pembagian Sembako

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 16:18 WIB

Polisi Akan Selidiki Pembagian Sembako Berujung Kematian di Monas

Polisi Akan Selidiki Pembagian Sembako Berujung Kematian di Monas

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 15:26 WIB

Cerita 2 Warga Tewas Berdesakan saat Pembagian Sembako di Monas

Cerita 2 Warga Tewas Berdesakan saat Pembagian Sembako di Monas

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 07:18 WIB

Sandiaga Sebut Pembagian Sembako di Monas Banyak Melanggar

Sandiaga Sebut Pembagian Sembako di Monas Banyak Melanggar

News | Selasa, 01 Mei 2018 | 00:45 WIB

Telan Rp498 Miliar, Gedung Promoter Akhirnya Diresmikan

Telan Rp498 Miliar, Gedung Promoter Akhirnya Diresmikan

News | Jum'at, 19 Januari 2018 | 10:48 WIB

Terkini

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:48 WIB

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

×