Keluarga Tolak Mayat Puji Kuswati Dimakamkan di Banyuwangi

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 15 Mei 2018 | 15:25 WIB
Keluarga Tolak Mayat Puji Kuswati Dimakamkan di Banyuwangi
Keluarga terduga teroris Dita Uprianto dan istrinya, Puji Kuswati. (Istimewa)

Suara.com - Keluarga menolak menerima dan memakamkan jenazah Puji Kuswati, pelaku bom bunuh diri Gereja Kristen Indonesia, di kampung halamannya, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepala Desa kampung halaman Puji, yakni Sumarto, menegaskan pihaknya bakal membantu pemulangan jenazah Puji.

“Kami akan bantu, tapi kalau keluarganya ingin Puji dimakamkan di desa ini. Tapi ya, sekali lagi, semuanya tergantung pihak keluarga,” tutur Sumarto, Senin (14/5/2018).

Sementara Rs, perwakilan keluarga Puji, menegaskan alasan enggan menerima jenazah perempuan itu untuk dimakamkan di Banyuwangi.

“Puji itu bukan warga Banyuwangi. Jadi, sudah seharusnya ikut suaminya di Surabaya untuk dimakamkan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pihak keluarga di Banyuwangi tak ingin jenazah Puji dimakamkan di Banyuwangi. Apalagi, Puji sudah sejak lama berpisah dengan keluarganya di Banyuwangi karena diasuh bibi di Magetan.

Tak hanya itu, keluarganya juga dulu tak merestui Puji menikahi Dita Oepriarto. Dulu, pernikahan mereka tak direstui karena persoalan keyakinan Dita.

“Suaminya itu sejak dulu dinilai keluarga punya pemahaman tak lazim soal Islam. Karenanya, saat minta izin menikah, dulu keluarga tak merestui,” tuturnya.

Meski lahir di Banyuwangi, Puji memang tidak pernah tercatat sebagai penduduk setempat. Karena sejak usia 20 bulan, dia diadopsi kakak perempuan dari ayah kandungnya, almarhumah Sr, warga Magetan.

Sejak saat itu, kedua orang tua Puji Kuswati, sudah jarang bertemu.

"Lebaran saja jarang ke sini (ke Banyuwangi)," ucap Rs, seperti diberitakan Times of Indonesia-jaringan Suara.com.

Terakhir kali berjumpa, lanjutnya, Januari 2018, saat hajatan pernikahan salah satu keluarga.

"Itu pun pagi datang, malam harinya sudah pulang," tukasnya.

Keluarga kandung Puji  sebenarnya bukanlah orang biasa. Mereka adalah pemilik usaha jamu terbesar di   Banyuwangi.

"Dan selama bertemu keluarga, Puji memang selalu tertutup," pungkas Rs.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jumlah Korban Tewas dan Luka-luka Bom 3 Gereja Surabaya

Ini Jumlah Korban Tewas dan Luka-luka Bom 3 Gereja Surabaya

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 15:01 WIB

Foto Wanita Berjilbab Tangisi Jenazah Korban Bom Gereja Ini Viral

Foto Wanita Berjilbab Tangisi Jenazah Korban Bom Gereja Ini Viral

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 14:45 WIB

Puji Kuswati, Dimanja dengan Kemewahan Tapi Pilih Bom Bunuh Diri

Puji Kuswati, Dimanja dengan Kemewahan Tapi Pilih Bom Bunuh Diri

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 13:53 WIB

Garda 212: Bom Surabaya Pengalihan Isu, Jangan Salahkan Teroris

Garda 212: Bom Surabaya Pengalihan Isu, Jangan Salahkan Teroris

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 08:00 WIB

Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri Tak Mau Ikut Pelajaran Agama dan PKN

Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri Tak Mau Ikut Pelajaran Agama dan PKN

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 06:25 WIB

Terkini

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB