#2019GantiPresiden Sudrajat - Syaikhu, KPU Akui Kecolongan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 17 Mei 2018 | 03:00 WIB
#2019GantiPresiden Sudrajat - Syaikhu, KPU Akui Kecolongan
Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat. (suara.com/Aminuddin)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengakui kecolongan atas kasus pernyataan dan kaos yang menyinggung pergantian presiden yang dilontarkan Sudrajat-Ahmad Syaikhu sehingga terjadi kisruh antar pendukung pasangan calon dalam debat publik.

"Kecolongan saya mengakui kecolongan tapi kalau ada yang ngomong KPU lalai, kalau KPU lalai saya tantang lalai-nya di mana?," ujar Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat di Kantor Bawaslu Jabar, Rabu (16/5/2018).

Yayat mengatakan, tindakan yang dilakukan Sudrajat-Ahmad Syaikhu luput dari pengamatannya. Bahkan, ia tidak tahu pasangan calon gubernur nomor urut tiga tersebut membawa kaos saat menyampaikan pernyataan penutup.

Menurut dia, apa yang dilakukan Sudrajat-Syaikhu telah melanggar tata tertib tentang debat. Seharusnya, masing-masing pasangan hanya menyampaikan visi, misi, dan programnya, tanpa menyinggung unsur lain yang tidak berhubungan dengan debat Pilgub Jabar.

"Seharusnya yang dibawa Paslon mengenai atribut itu yang berhubungan dengan Paslon sendiri bukan di luar itu," katanya.

Kata dia, sebelum penyelenggaraan debat, KPU bersama Bawaslu serta tim pemenangan para calon melakukan rapat koordinasi membahas prosedur debat kandidat.

Namun pada pelaksanaannya, debat Cagub Jabar putaran kedua yang digelar di kampus Universitas Indonesia (UI) diwarnai kericuhan antar pendukung pasangan calon akibat pernyataan dan tindakan dari Sudrajat-Syaikhu.

"Tata tertib dari debat ini sumbernya dua PKPU dan masukan-masukan tim kampanye Paslon. Karena ini dirumuskan bersama-sama harusnya konsisten menegakkan apa yang sudah kita tetapkan," katanya.

Berkaca dari insiden tersebut, KPU Jabar menyiapkan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang pada debat ketiga. KPU akan melakukan rapat koordinasi kembali dengan seluruh tim pemenangan pasangan calon.

"Kita lakukan rapat koordinasi (kembali), tambahannya paling mengingatkan agar konsisten dengan prosedur (aturan debat yang ada)," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Sebut Aksi #2019GantiPresiden Sudrajat - Syaikhu Blunder

PDIP Sebut Aksi #2019GantiPresiden Sudrajat - Syaikhu Blunder

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 01:01 WIB

PPP: Aksi #2019GantiPresiden Sudrajat-Syaikhu Merugikan

PPP: Aksi #2019GantiPresiden Sudrajat-Syaikhu Merugikan

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 18:30 WIB

KPU Targetkan 14 Daerah Gunakan Kotak Suara Transparan

KPU Targetkan 14 Daerah Gunakan Kotak Suara Transparan

News | Minggu, 13 Mei 2018 | 08:13 WIB

KPU Didorong Bikin Parpol Jera Kampanye Pakai Isu SARA

KPU Didorong Bikin Parpol Jera Kampanye Pakai Isu SARA

News | Sabtu, 12 Mei 2018 | 23:00 WIB

Prabowo Mengaku Hanya Bisa Marah Jika Pakai Bahasa Sunda

Prabowo Mengaku Hanya Bisa Marah Jika Pakai Bahasa Sunda

News | Sabtu, 12 Mei 2018 | 15:24 WIB

Terkini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Membayar Pinjol?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Membayar Pinjol?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI

Gencarkan Perang Narkoba, Pramono Anung Beri Sinyal Ikut Batasi Vape di Lingkungan ASN DKI

News | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

3 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Kahf yang Tepat untuk Tipe Kulit Pria Berminyak dan Berjerawat

3 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Kahf yang Tepat untuk Tipe Kulit Pria Berminyak dan Berjerawat

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:07 WIB

Konser Titik Sadrah Sukses, Sebuah Perayaan for Revenge Tuntaskan Perjalanan 20 Tahun

Konser Titik Sadrah Sukses, Sebuah Perayaan for Revenge Tuntaskan Perjalanan 20 Tahun

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 11:05 WIB

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

60 Entrepreneur Muda Siap Ikut Bootcamp, Bersaing Ketat Menjadi Juara Pertamuda 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:03 WIB

Siapa Istri Asnawi Mangkualam? Ini Profil dan Pekerjaannya yang Tak Sembarangan

Siapa Istri Asnawi Mangkualam? Ini Profil dan Pekerjaannya yang Tak Sembarangan

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 11:02 WIB

El Nino Ekstrem Ancam Picu Megafire, Lahan Gambut Kering Bisa Jadi Pemicu

El Nino Ekstrem Ancam Picu Megafire, Lahan Gambut Kering Bisa Jadi Pemicu

News | Senin, 02 November 2026 | 11:02 WIB

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Kim Da Mi, Jo Bo Ah, Jo Aram Jadi Trio Pembunuh di Drama Baru The Obedient Killer

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:00 WIB

Bukan Sekadar Lahan Pertanian, Terasering Sawah Gowa Disulap Jadi Destinasi Wisata

Bukan Sekadar Lahan Pertanian, Terasering Sawah Gowa Disulap Jadi Destinasi Wisata

Foto | Senin, 02 November 2026 | 11:00 WIB

×