Telisik Korupsi Najib Razak, Ketua KPK Malaysia Diancam Dibunuh

Reza Gunadha

Selasa, 22 Mei 2018 | 14:40 WIB
Telisik Korupsi Najib Razak, Ketua KPK Malaysia Diancam Dibunuh
Mantan PM Malaysia Najib Razak bersama istri Rosmah Mansor di Bukit Jalil Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, Agustus 2012.

Suara.com - Kepala badan anti-korupsi Malaysia akhirnya berani mengungkapkan beragam tekanan hebat yang pernah didapat ketika Najib Razak masih menjadi perdana menteri.

Kepala “KPK” Malaysia Mohd Shukri Abdull mengungkapkan, intimidasi dan teror dilakukan “orang-orang” Najib Razak saat mereka menelisik dugaan korupsi politikus yang baru kalah dalam Pemilu Malaysia pada 9 Mei 2018 tersebut.

“Ketika kami menelisik dugaan korupsi Najib Razak saat ia masih menjadi PM pada tahun 2015, sejumlah saksi kunci dihilangkan. Petugas kami juga mendapat banyak diintimidasi,” kata Shukri seperti diberitakan Reuters, Selasa (22/5/2018).

Bahkan, Shukri mengungkapkan dirinya juga pernah mendapat ancaman pembunuhan yang diyakininya dilakukan oleh kubu Najib.

“Pada satu kesempatan, saya menerima kiriman sebutir peluru di rumah,” tuturnya dalam konferensi pers di kantornya mengenai pembukaan kembali penyelidikan dugaan suap dari perusahaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) ke Najib.

Ia mengatakan, kiriman peluru itu diterimanya sendirian. Ia memutuskan untuk tak memberitahukan istri maupun keluarga. Ia juga dulu memutuskan untuk tidak melapor ke polisi.

Selain itu, Shukri dan rekan-rekannya di “KPK Malaysia” juga pernah dituduh berkomplot untuk menggulingkan Najib melalui rekayasa kasus hukum.

“Ketika saya memenuhi undangan ke Amerika Serikat, aku meminta perlindungan dari polisi. Karena aku tahu, ada intelijen suruhan Najib untuk membuntutiku,” terangnya.

Pada hari yang sama, sebelum Shukri mengungkapkan beragam ancaman tersebut, lembaganya juga memanggil Najib Razak untuk dimintakan keterangan.

baca juga

Najib menjalani pemeriksaan di lembaga antikorupsi Malaysia pada Selasa pagi tadi. Dalam pemeriksaan, Najib diminta menjelaskan asal-usul uang USD 10,6 juta di rekeningnya yang diduga berasal dari 1MDB.

"Kami pastikan akan melanjutkan kembali kasus ini. Dulu kami dituduh merongrong pemerintah, dituduh sebagai pengkhianat. Tapi kini, kami semakin meneguhkan tekad, karena rakyat Malaysia mendukung kami,” tandasnya.

Hasil pemilihan umum yang mengejutkan pada awal bulan Mei ini, membalikkan tatanan politik Malaysia.

Kekalahan Najib dan koalisi partai politik yang telah memerintah Malaysia sejak diberi kemerdekaan oleh Inggris pada 1957, terbilang bersejarah.

Apalagi, Najib dikalahkan oleh gurunya sendiri, yakni eks perdana menteri Mahathir Mohamad. Pada usia 92 tahun, Mahathir kembali naik menjadi PM Malaysia bersama barisan oposisi, dan berjanji mendukung lembaga antirasywah kembali menelisik dugaan korupsi Najib dalam skandal 1MDB.

Najib beserta istrinya, Rosmah Mansor, kekinian telah dicekal untuk keluar negeri. Aparat juga sudah menggeledah banyak rumah dan properti Najib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Dorong Amien Rais Jadi Capres

Fahri Hamzah Dorong Amien Rais Jadi Capres

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 00:10 WIB

Penyelundup Sabu dalam Kemasan Teh Cina Tewas Ditembak

Penyelundup Sabu dalam Kemasan Teh Cina Tewas Ditembak

News | Senin, 21 Mei 2018 | 21:55 WIB

Greysia / Apriani Menang, Indonesia Imbangi Malaysia

Greysia / Apriani Menang, Indonesia Imbangi Malaysia

Sport | Senin, 21 Mei 2018 | 17:16 WIB

Ketika Anwar Ibrahim Bicara Reformasi di Indonesia dan Malaysia

Ketika Anwar Ibrahim Bicara Reformasi di Indonesia dan Malaysia

News | Senin, 21 Mei 2018 | 01:16 WIB

Said Aqil ke Anwar Ibrahim: Pelaku Teror, Mungkin Orang Bodoh

Said Aqil ke Anwar Ibrahim: Pelaku Teror, Mungkin Orang Bodoh

News | Senin, 21 Mei 2018 | 03:16 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×