Hello Kitty Buka Misteri Identitas Korban Kebakaran Maut Indekos

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 30 Mei 2018 | 18:59 WIB
Hello Kitty Buka Misteri Identitas Korban Kebakaran Maut Indekos
Jenazah korban kebakaran indekos di Surabaya.(Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Proses identifikasi kedelapan korban kebakaran di rumah kos Kebalen Kulon 2 no 9, Surabaya sudah selesai. Kedelapan jenazah sudah bisa diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Identifikasi itu dilakukan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga. Ketua departemen odontologi forensik FKG UNAIR, Prof Mieke Silvya Margaretha menjelaskan proses identifikasi yang dikakukan tidak menemui kendala apapun.

"Bantuan dari pihak keluarga dengan menyerahkan alat pendukung seperti foto gigi korban semasa hidup semakin mempermudah identifikasi," terangnya saat ditemui di Rumah Sakit (RS) dr Soetomo, Surabaya, Rabu (30/5/2018).

Identifikasi korban selain dilihat dari identik gigi masing-masing, juga dilihat dari tinggi badan sebagai pendukung.

"Setiap individu pasti memiliki identik pada gigi. Dengan mengetahui identik gigi, mayat sudah bisa dikenali. Pasalnya, gigi termasuk organ tubuh paling kuat meski terbakar. Selain itu, postur tubuh juga menjadi pendukung tanpa mengabaikan identifikasi yang lain," jelasnya.

Selain indentifikasi melalui gigi, ada juga satu jenazah yang sudah bisa dipastikan dengan hanya melihat dari anting-anting yang dikenakan.

"Contohnya pada jenazah bernama Andita yang masih berumur 2 tahun. Dia sudah bisa dikenali melalui anting Hello Kitty yang dikenakannya. Namun kita juga tidak mengabaikan identifikasi yang lain seperti gigi," pungkasnya.

Kini, jenazah sudah bisa diambil oleh pihak keluarga. Semua proses dari RS dr Soetomo sudah selesai.

Sebelumnya, Sebanyak delapan orang jadi korban tewas dari kebakaran di salah satu rumah indekos di Jalan Kebalen Kulon 2 Nomor 9 Kota Surabaya, Selasa (29/5/2018). Empat diantaranya adalah satu keluarga.

Ketua RT 06 Kebalen Wetan Gang 6, Ahmad Damuji mengatakan, petugas pemadam kebakaran membawa delapan kantong jenazah yang terdiri dari empat dewasa dan empat anak-anak.

"Namanya Aan, Jayanti 32 tahun dan dua anaknya Prabowo 9 tahun dan Prasetya 8 tahun itu warga saya," kata Damuji.

Selain empat orang itu, di ujung rumah kos ada mayat yang ditemukan di pinggir jendela. (Achmad Ali)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap Nama Korban Kebakaran Indekos di Surabaya

Terungkap Nama Korban Kebakaran Indekos di Surabaya

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 08:56 WIB

Polisi: Identifikasi Korban Kebakaran Indekos Tunggu Tim DVI

Polisi: Identifikasi Korban Kebakaran Indekos Tunggu Tim DVI

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 08:36 WIB

Kebakaran Rumah Indekos di Surabaya, Tewaskan Delapan Orang

Kebakaran Rumah Indekos di Surabaya, Tewaskan Delapan Orang

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 08:26 WIB

4 Parpol Buka Posko di Lokasi Kebakaran Bidara Cina, Kampanye?

4 Parpol Buka Posko di Lokasi Kebakaran Bidara Cina, Kampanye?

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 18:09 WIB

TNI Akan Bantu Proses Pembenahan Lokasi Kebakaran Bidara Cina

TNI Akan Bantu Proses Pembenahan Lokasi Kebakaran Bidara Cina

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 17:38 WIB

Terkini

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

×