Terungkap Nama Korban Kebakaran Indekos di Surabaya

Dythia Novianty

Rabu, 30 Mei 2018 | 08:56 WIB
Terungkap Nama Korban Kebakaran Indekos di Surabaya
Ilustrasi kebakaran. [Shutterstock]

Suara.com - Kepolisian mengungkap nama-nama korban kebakaran di rumah indekos perkampungan padat penduduk Jalan Kebalen Kulon 2 Nomor 9 Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera kepada wartawan di Surabaya, Selasa (29/5/2018), merilis nama-nama tersebut setelah polisi menggali keterangan dari Hadiri, pemilik kos.

Dia memaparkan, dalam kebakaran yang terjadi di rumah kos berlantai dua tadi siang pada sekitar pukul 14.30 WIB itu menelan korban delapan penghuninya meninggal dunia.

Terdata para korban yang meninggal dunia dua di antaranya adalah penghuni kamar nomor dua di lantai satu, yaitu bernama Noviyanti (28), beserta putranya Dita, yang masih berusia dua tahun.

Kebanyakan korban meninggal lainnya adalah penghuni di lantai dua, dua di antaranya adalah penghuni kamar nomor lima, yaitu Tina Rismayanti (30) dan bayinya, Bintang, yang masih berusia 3 bulan.

Selain itu, korban meninggal juga merenggut satu keluarga yang menghuni kamar nomor enam di lantai dua, yaitu terdiri dari suami-istri Aan (35) dan Yanti (39), beserta dua putranya Prabowo (8) dan Sen-sen (6).

Meski nama-namanya telah diketahui, seluruh korban meninggal yang saat ini berada di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo masih harus diidentifikasi. Pasalnya, karena kondisi korban tewas masih sulit dikenali akibat luka bakar yang membuatnya gosong.

Selain itu, Barung menandaskan, terdapat empat korban luka-luka yang saat ini dirawat di dua rumah sakit di Surabaya. Dua di antaranya adalah peghuni kamar nomor tiga di lantai 2, yaitu Retno (33), besarta bayinya, Starla, yang masih berusia 11 bulan, yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC) Surabaya.

"Ibunya mengalami trauma dan terkilir setelah menyelematkan diri dengan cara melompat dari lantai dua. Sedangkan bayinya mengalami luka melepuh di bagian kaki dan telinga," katanya.

baca juga

Dua korban yang mengalami luka-luka lainnya adalah penghuni kamar nomor empat di lantai dua, yaitu Sugeng Setiadi (31) dan istrinya Sri Fatmawati (21) yang sedang hamil tujuh bulan.

"Keduanya dirawat di Rumah Sakit Umum Dr Soewandi Surabaya. Sugeng Setiadi mengalami luka patah tangan di siku kirinya, istrinya mengalami luka lecet di tangan kanan akibat menyelematkan diri dengan cara melompat dari lantai dua. Sedangkan janin di dalam kandungan ibunya dinyatakan dalam kondisi sehat," ucap Barung. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Identifikasi Korban Kebakaran Indekos Tunggu Tim DVI

Polisi: Identifikasi Korban Kebakaran Indekos Tunggu Tim DVI

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 08:36 WIB

Kebakaran Rumah Indekos di Surabaya, Tewaskan Delapan Orang

Kebakaran Rumah Indekos di Surabaya, Tewaskan Delapan Orang

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 08:26 WIB

Detik-detik Kebakaran Bidara Cina, 1 Jam Api Membakar 40 Rumah

Detik-detik Kebakaran Bidara Cina, 1 Jam Api Membakar 40 Rumah

News | Minggu, 27 Mei 2018 | 14:58 WIB

Kebakaran Bidara Cina, Saadi Alami Luka Bakar 60 Persen

Kebakaran Bidara Cina, Saadi Alami Luka Bakar 60 Persen

News | Minggu, 27 Mei 2018 | 14:39 WIB

Tubuh Hancur dan Berbau, Akhirnya Dita dan 2 Anaknya Dimakamkan

Tubuh Hancur dan Berbau, Akhirnya Dita dan 2 Anaknya Dimakamkan

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 12:26 WIB

Haru dan Histeris Iringi Pemakaman Bayu, Korban Bom Gereja

Haru dan Histeris Iringi Pemakaman Bayu, Korban Bom Gereja

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 16:39 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×