Nasib Pilu Gadis Jambi, Ditipu Pacar Hingga Diperkosa 7 Pemuda

Bangun Santoso

Sabtu, 02 Juni 2018 | 09:27 WIB
Nasib Pilu Gadis Jambi, Ditipu Pacar Hingga Diperkosa 7 Pemuda
Ilustrasi tindak asusila, pemerkosaan. [Shutterstock]

Suara.com - Malang nian nasib yang menimpa seorang gadis 17 tahun warga Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Gadis yang dirahasiakan identitasnya ini menjadi korban pemerkosaan tujuh orang pemuda tanggung. Satu pelaku di antaranya justru pacarnya sendiri.

Berdasarkan informasi, korban, sebut saja Bunga, tercatat sebagai salah satu siswi salah satu SMA di Kabupaten Tebo. Peristiwa nahas yang menimpanya itu terjadi pada Sabtu (24/5/2018).

Awalnya, Bunga diajak oleh pacarnya berinisial RF untuk pergi makan bakso. Layaknya gadis muda biasanya, Bunga pun senang dan mau saja diajak sang pacar keluar makan bakso tanpa rasa curiga.

Tak dinyana, RF ternyata sudah menyimpan niat jahat untuk memperkosa Bunga. Tak hanya sendiri, rencana jahat itu sudah disusun rapi bersama enam temannya.

Di tengah perjalanan, bukannya mengajak Bunga ke warung bakso, RF malah membawa pacarnya itu ke tengah perkebunan sawit di Kecamatan Tebo Ulu. Di tengah kebun sawit itu lah, RF bersama enam temannya meruda paksa Bunga secara bergantian, hingga Bunga pun pingsan.

Usai aksi bejat itu, para pelaku langsung kabur. Tak lama setelahnya, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Tebo.

Otak Pelaku Ditangkap

Awalnya jajaran Polres Tebo cukup kesulitan menangkap para pelaku yang kabur. Butuh waktu beberapa pekan hingga polisi bisa menangkap otak pelaku pemerkosaan itu.

Adalah Eka, pemuda 21 tahun yang diduga kuat sebagai otak pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu (12/5/2018). Dari informasi, penangkapan Eka berkat kerjasama antara polisi dengan keluarga korban. Ia ditangkap di tempat pelariannya di Muarasabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) atau sekitar 165 kilometer dari Kabupaten Tebo.

Kepada polisi, Eka yang merupakan warga Desa Purwoharjo, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo ini mengakui semua perbuatannya.

Di hadapan penyidik, pelaku menceritakan semuanya. Pada hari nahas itu, Eka, RF serta K pelaku lain yang masih diburu, telah merencanakan aksi perkosaan tersebut hingga mengajak empat pelaku lainnya.

RF bertugas menjemput korban. Sementara Eka dan K membuntuti dari belakang. Saat berada di tengah kebun sawit, ternyata sudah menunggu empat pelaku lainnya.


Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman melalui Kasat Reskrim AKP Hendra Wijaya membenarkan kejadian serta penangkapan salah satu otak perkosaan di Tebo Ulu itu.

"Saat ini kita masih memburu pelaku lain yang diduga sudah kabur dari Tebo," ujar Hendra seperti dikutip dari laman Serujambi.com (jaringan Suara.com), Jumat (1/6/2018).

Menurut Hendra, para pelaku rata-rata masih di bawah umum.

"Kita masih terus mengejar enam pelaku lainnya termasuk RF, pacar korban," kata Hendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencuri yang Perkosa Ibu-Ibu di Kompleks AL Ternyata Residivis

Pencuri yang Perkosa Ibu-Ibu di Kompleks AL Ternyata Residivis

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 21:20 WIB

Riki Rampok dan Perkosa Ibu-ibu di Kompleks AL Pasar Minggu

Riki Rampok dan Perkosa Ibu-ibu di Kompleks AL Pasar Minggu

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 21:21 WIB

Diduga Terpengaruh Teroris, Satu Polisi Jambi Ditangkap

Diduga Terpengaruh Teroris, Satu Polisi Jambi Ditangkap

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 19:39 WIB

Imam Masjid Perkosa 7 Santriwati Usai Mengaji

Imam Masjid Perkosa 7 Santriwati Usai Mengaji

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 15:24 WIB

Misteri Kematian Pengusaha Es di Kampung Zumi Zola

Misteri Kematian Pengusaha Es di Kampung Zumi Zola

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 09:05 WIB

Terkini

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

×