Bernilai Rp 3,5 Triliun, UIII Depok Kembangkan Islam Toleran

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 05 Juni 2018 | 12:46 WIB
Bernilai Rp 3,5 Triliun, UIII Depok Kembangkan Islam Toleran
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pemerintah mulai membangun kampus bersekala internasional dengan nama, Univeritas Internasional Islam Indonesia (UIII) di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Duit yang dikeluarkan untuk membangun kampus itu terbilang fantastis.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa pagi. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menerangkan, pembangunan kampus diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

"Banyak pertanyaan yang sering muncul. (Salah satunya) Mengapa kita perlu membangun lagi Universitas Islam di Indonesia? Bukankah sudah ada banyak universitas Islam Negeri dan swasta?" ujar Lukman di sela-sela peletakan batu pertama di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018).

Pembangunan kampus UIII tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik di bidang pendidikan tinggi Islam, melainkan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat global. Selain ituu untuk membuktikan peran Indonesia di dunia Islam internasional.

"Sebagaimana tercermin namanya UIII, kampus yang hanya membuka tingkat pendidikan magister dan doktor ini dibangun di atas tiga nilai dasar yang akan mewarnai keseluruhan aktivitasnya yakni nilai-nilai keislaman, wawasan dan proyeksi global, serta nilai-nilai ke-Indonesiaan," kata Lukman.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini memastikan Kampus UIII akan berbeda dengan kampus Islam yang lebih dulu ada di tanah air.

"Tugas dan fungsi UIII tidak hanya sebagai penyelenggara proses belajar mengajar, riset dan pengabdian masyarakat semata. Lebih dari itu kampus ini dimaksudkan sebagai upaya kita untuk mebangun perdaban Islam Indonesia dan mengkontribusikannya bagi perdaban global melalui jalur pendidikan," jelas Lukman.

Kampus UIII akan dibangun di lahan seluas 142 hektare dan dengan anggaran Rp 3,5 triliun. Lukman menerangkan, kampus ini tidak hanya akan memiliki fakultas-fakultas dan perpusatakaan. Nantinya, akan dilengkapi dengan pusat perdaban Islam, pusat kajian strategis Islam, pusat studi kawasan Islam, serta museum seni dan budaya Islam yang akan menjadi pusat reservasi ragam artefak dan manuskrip Islam Nusantara.

"Selama ini jika dunia internasional membincang peradaban Islam maka yang selalu mengemuka adalah peradaban Islam Arab, peradaban Persia atau perdaban Turki tanpa menyebut peradaban Islam Indonesia," kata dia.

"Padahal sejarah peradaban Islam kita telah melewati rentang waktu yang amat panjang. Serta telah mewariskan satu karakter yaitu Islam Wasathiyah yang terbukti handal mengembangkan nilai-nilai Islam dalam lingkungan budaya yang prural dan toleran," lanjut Lukman.

Lebih jauh Lukman mengatakan, Kampus UIII akan memiliki tujuh fakultas, yakni kajian Islam, Ilmu sosial, humaniora, ekonomi Islam, sains dan teknologi, pendidikan, serta arsitektur dan seni. Untuk tahun pertama tiga program studi yang akan dibuka adalah Islamic studies, political science, dan education.

Meski tidak dibangun secara serempak, Lukman menjamin bangunan-bangunan fakultas nantinya akan terhampar megah dengan alam yang hijau bersmaa dengan bangunan-bangunan seperti gedung rektorat, masjid, perpustakaan, museum, seni dan budaya Islam, pusat kajian peradaban Islam, performing art center, convention center, sport center, serta university mall.

"Semua dirancang bersahabat dan menyatu dengan alam. Seperti yang akan kita saksikan dalam penayangan video animasi kemegahan kampus ini akan terhampar di atas tanah seluas 142,5 hektar," katanya.

"Dimana maksimal hanya 30 persen akan diisi dengan bangunan. Sedangkan 70 persen lainnya sebagai lahan hijau yang fungsinya sebagai perlindungan flora dan fauna, ramah lingkungan demi mempertahankan ruang hijau kawasan kampus dan Kota Depok," Lukman menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Minta Kampus UIII Seharga Rp 3,5 Triliun Selesai 2022

Presiden Minta Kampus UIII Seharga Rp 3,5 Triliun Selesai 2022

Bisnis | Selasa, 05 Juni 2018 | 11:07 WIB

Pembangunan Jalan Trans Maluku di Pulau Seram Tembus 640 Km

Pembangunan Jalan Trans Maluku di Pulau Seram Tembus 640 Km

Bisnis | Selasa, 05 Juni 2018 | 08:17 WIB

Jokowi Nilai Al Quran Jadi Sumber Ajaran di Tengah Digitalisasi

Jokowi Nilai Al Quran Jadi Sumber Ajaran di Tengah Digitalisasi

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 04:00 WIB

Jokowi dan JK Peringati Malam Nuzulul Quran di Istana Negara

Jokowi dan JK Peringati Malam Nuzulul Quran di Istana Negara

News | Senin, 04 Juni 2018 | 21:49 WIB

MS Kaban : PBB Tidak Akan Berkoalisi dengan Jokowi

MS Kaban : PBB Tidak Akan Berkoalisi dengan Jokowi

News | Senin, 04 Juni 2018 | 21:17 WIB

Terkini

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Jakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix

Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:23 WIB

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:22 WIB

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat

Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:17 WIB

Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele

Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:14 WIB

Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG

Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:11 WIB

×