3 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Kecurangan Ujian

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 07 Juni 2018 | 09:48 WIB
3 Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Pendeteksi Kecurangan Ujian
Ilustrasi ujian nasional. (dok FSGI)

Suara.com - Tiga mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung angkatan 2012, yakni Hendra Putra, Salman Abdillah dan Reza Wahyu Kumara, menciptakan sistem pengawasan ujian secara digital yang diberi nama EXAMINER. Sistem ini merupakan karya tugas akhir mereka.

"Proyek ini memakan waktu pengerjaan sekitar 4,5 bulan dan saya tertarik pada teknik pengolahan citra. Di sisi lain, pengawasan dalam ujian yang sering tidak teliti menjadi salah satu alasan kami mengembangkan proyek ini. Kami menamai proyek tersebut sebagai EXAMINER," kata Hendra Putra dalam siaran pers Direktorat Humas dan Publikasi ITB di Bandung, Kamis (7/6/2018).

Hendra menuturkan, sistem tersebut dibuat karena rasa keprihatinannya terhadap persoalan kecurangan dalam ujian seperti menyontek yang merupakan permasalahan terbesar dalam pelaksanaan ujian.

"Setiap pengawas dituntut untuk jeli dalam mengenal dan mengetahui bentuk-bentuk kecurangan ketika ujian tersebut berlangsung. Terkadang kecurangan tersebut luput dari pantauan sang pengawas ujian," katanya.

"Secara manusiawi hal tersebut bisa saja terjadi dikarenakan mungkin faktor human error, seperti kelelahan, atau dilanda kebosanan saat melakukan pengawasan ujian. Hal inilah yang kemudian menginspirasi untuk membuat karya ini," lanjut Hendra.

Sistem digital berbasis deteksi gestur tubuh ini juga sempat dipamerkan di Electrical Engineering Days (EEDays) 2018 pada tanggal 22-24 Mei 2018 lalu. EEDays merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Prodi Elektro STEI ITB dan telah berlangsung sejak tahun 2014.

Sementara itu, Salman Abdillah menjelaskan bahwa sistem EXAMINER ditentukan oleh gestur tubuh berdasarkan pergerakan sendi yang akan terekam oleh sensor gerak. Sensor tersebut akan mendeteksi gestur tubuh.

Sensor gerak ini bernama Kinect Sensor. Pada umumnya sensor ini digunakan pada permainan atau game yang melibatkan pergerakan tubuh sang pemain.

"Kinect Sensor dapat merekam gestur tubuh seperti isyarat jari, pergerakan tangan yang membuka kertas, mengulurkan tangan, dan pergerakan leher yang menengok," kata Salman.

Keterbatasan Kinect Sensor dalam mendeteksi objek dibantu oleh suatu subsistem yang bernama You Only Look Once (YOLO). YOLO akan mengidentifikasikan objek yang terekam oleh empat kamera dalam ruangan 4x4 meter.

"YOLO akan mendeteksi objek yang berupa tangan atau gerakan tangan yang menggenggam kertas," katanya.

Setelah gestur dan objek teridentifikasi oleh Kinect Sensor dan YOLO, terdapat subsistem terakhir bernama RabbitMQ yang bertugas untuk mengirimkan data berupa tangkapan layar kepada seseorang yang menjadi pengawas secara terintegrasi.

"Hasil tangkapan layar terkirim kepada si pengawas dalam waktu sekitar satu hingga dua detik, sehingga sistem ini dapat dikatakan real-time system," kata Salman.

Akurasi EXAMINER dalam mendeteksi gestur tubuh berkisar 94 persen dengan percobaan sebanyak 200 kali. Selain itu, sistem ini dapat melakukan pengawasan secara kontinu hingga tiga jam.

Walau cukup memuaskan, EXAMINER masih memiliki beberapa kendala seperti jangkauan yang terbatas, kemampuan yang dipengaruhi oleh objek yang diamati, cahaya, sudut pemasangan sensor, sudut pemasangan kamera, dan lain-lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hebat, Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Identifikasi Kecelakaan Laut

Hebat, Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Identifikasi Kecelakaan Laut

News | Selasa, 29 Mei 2018 | 10:42 WIB

UNBK 2018 di Sumsel, Siswi Hamil Ikut Ujian sampai Server Mati

UNBK 2018 di Sumsel, Siswi Hamil Ikut Ujian sampai Server Mati

News | Rabu, 04 April 2018 | 19:21 WIB

Kumpulan Masalah Teknis UNBK 2018 Hari Pertama di Daerah

Kumpulan Masalah Teknis UNBK 2018 Hari Pertama di Daerah

News | Selasa, 03 April 2018 | 09:54 WIB

Hari Kedua UNBK, Internet Lelet Sebabkan Ujian Molor 2 Jam

Hari Kedua UNBK, Internet Lelet Sebabkan Ujian Molor 2 Jam

News | Selasa, 03 April 2018 | 09:33 WIB

Mendikbud: Belum Ada Laporan Masalah Listrik dan Internet di UNBK

Mendikbud: Belum Ada Laporan Masalah Listrik dan Internet di UNBK

News | Senin, 02 April 2018 | 14:28 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB