Hebat, Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Identifikasi Kecelakaan Laut

Bangun Santoso

Selasa, 29 Mei 2018 | 10:42 WIB
Hebat, Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Identifikasi Kecelakaan Laut
Tim SAR upacara di tengah laut, Senin (17/8/2015) (Wita Ayodhyaputri)

Suara.com - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menciptakan karya yakni sebuah produk pencari korban kecelakaan bencana di laut yang diberi nama HDS (Human Detection System).

HDS merupakan gabungan teknologi Machine Learning dan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ini dirancang oleh tiga orang mahasiswa ITB yakni Muhammad Arkaan Izhraqi, Nyoman Abiwinanda, dan Adinda Sekarwangi.

"Karya ini dibuat untuk membantu pencarian korban kecelakaan di laut, mengingat kecelakaan semacam ini kerap terjadi di Indonesia," kata Muhmmad Arkaan Izhraqi, seperti dikutip dari Antara di Bandung, Selasa (29/5/2018).

Arkaan menuturkan sejumlah kecelakaan kapal di lautan memang menimbulkan banyak korban hilang di laut seperti kasus hilangnya lima orang nelayan di perairan supiori pada bulan Januari 2015 lalu.

"Jadi awalnya terinspirasi dari Badan SAR Nasional yang menggunakan drone sebagai suatu sistem UAV dalam pencarian korban di laut, namun pencariannya masih bersifat manual tanpa adanya suatu sistem pendeteksi sehingga akan membutuhkan waktu yang lama dalam pencariannya," ujar Arkaan.

Menurut dia berbeda dengan UAV pada umumnya, HDS lebih unggul karena dapat bekerja secara otomatis tanpa harus melakukan pemantauan secara terus menerus oleh operator di ground station.

Daerah pencarian yang cukup luas dan operator yang tidak memungkinkan untuk memantau pencarian selama 24 jam, HDS menjadi solusi yang efektif untuk memecahkan masalah ini.

Ia menuturkan karya ini dibuat dengan mengintegrasikan sistem autopilot UAV berupa Hexa Copter dengan perangkat lunak pendeteksian obyek, sehingga proses pencarian dapat diotomatisasi, dan proses pencarian memungkinkan dilakukan secara paralel.

Arkan menjelaskan alat ini menggunakan hexacopter yang dikendalikan secara autopilot dan pertama Hexa Copter akan terbang sesuai dengan waypoint yang ditetapkan oleh operator di ground station sebagai bentuk inisiasi awal.

"Lalu video akan ditransmisikan ke ground station kemudian di proses dengan software pendeteksi manusia. Di bagian antarmuka ground station, akan ditampilkan notifikasi berupa bonding box," katanya.

"Jadi kalau ada manusia yang terdeteksi maka kemudian akan diikuti bunyi alarm. Output akhir yang dihasilkan dari antar muka adalah posisi korban dalam bentuk koordinat," lanjut dia.

Proses pendeteksian korban di HDS ini menggunakan algoritma khusus. Algoritma Deteksi yang disebut You Only Look Once (YOLOv2) ditanam di komputer ground station, dan dioptimasi lebih lanjut dengan boosting tracker berkecepatan 18 FPS (Frames per Second). Objek yang dapat dideteksi menggunakan algoritma ini adalah manusia dan kapal.

"Sejauh ini, HDS baru mampu mendeteksi objek di dekat permukaan laut saja. Sehingga perlu dilakukan peningkatan pada pengambilan gambar seperti dengan digunakannya kamera inframerah," kata Arkaan.

Oleh karena itu dirinya berharap karyanya ini dapat diaplikasikan di kemudian hari, sehingga membantu lebih cepat evakuasi korban kecelakaan di laut.

Lebih lanjut ia mengatakan perancangan HDS ini dibawah bimbingan dosen Teknik Elektro ITB, yakni Arif Sasongko, S.T., M.T., Ph.d. dan Muhammad Iqbal Arsyad, S.T., M.T. HDS ini telah dipamerkan di salah satu stand EEDays 2018 yang berlangsung pada tanggal 22-24 Mei 2018, di Aula Timur ITB, sebagai salah satu syarat kelulusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ikut Lestarikan Hiu di Restoran

Ikut Lestarikan Hiu di Restoran

Lifestyle | Senin, 14 Mei 2018 | 14:37 WIB

Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan

Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan

Lifestyle | Kamis, 19 April 2018 | 11:59 WIB

Susi Kecewa Selama 70 Tahun Pembangunan, Laut Indonesia Dilupakan

Susi Kecewa Selama 70 Tahun Pembangunan, Laut Indonesia Dilupakan

Bisnis | Kamis, 12 April 2018 | 14:03 WIB

Sejak Era Majapahit, Wiranto Sebut Indonesia Poros Maritim Dunia

Sejak Era Majapahit, Wiranto Sebut Indonesia Poros Maritim Dunia

Bisnis | Kamis, 05 April 2018 | 12:56 WIB

Akademisi Tak Setuju Semua Proyek Infrastruktur Dimoratorium

Akademisi Tak Setuju Semua Proyek Infrastruktur Dimoratorium

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 15:09 WIB

Terkini

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

×