Selama Ramadan Kejahatan di Jakarta Turun 30 Persen

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 25 Juni 2018 | 15:37 WIB
Selama Ramadan Kejahatan di Jakarta Turun 30 Persen
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis menyebutkan angka kriminalitas dan kecelakaaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Jaya 2018 menurun sekitar 30 persen. Bahkan, menurutnya, jumlah kejahatan dan kecelakaan cenderung menurun ketimbang operasi pengamanan bulan Ramadan dan Hari Raya Lebaran tahun lalu.

"Alhamdulillah DKI Jakarta berjalan aman tertib dan lancar. Kejadian-kejadian menonjol nihil dan apabila dibandingkan tahun lalu kita kurang lebih 30 persen turun baik angka kriminalitas maupun angka kecelakaan lalin," kata Idham usai mengikuti video confrence di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Senin (25/6/2018).

Di kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwoni menjelaskan lebih rinci mengenai jumlah pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas selama operasi Ketupat Jaya dilaksanakan.

Menurutnya, jumlah korban tewas akibat kecelakaan selama mudik dan arus balik lebaran tahun itu nihil. Sedangkan, korban luka-luka ada sebanyak dua kejadian.

"Korban meninggal dunia 2017 ada 10, 2018 nihil. Jadi korban meninggal dunia di operasi ketupat (2018) turun 100 persen. Korban luka berat 2017 ada 26 , 2018 ada 2, ada penurunan 92 persen," kata Argo.

Kerugiaan yang dialami kendaraan akibat kecelakaan lalu lintas juga menurun hingga 97 persen.

"Kerugian ada penurunan juga, tahun 2017 Rp383 juta. Sedangkan 2018 ada 9 juta sekian. Penurunan 97 persen," katanya.

Namun, Argo menyampaikan, pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara sepeda motor dalam operasi Ketupat 2018 cenderung tinggi ketimbang tahun lalu.

"Berkaitan dentan hasil Operasi Ketupat pertama adalah pelanggaran lantas tahun 2017 ada 10.653 kemudian 2018 ada 12.321. Ada kenaikan 16 persen. Pelanggaran ini yang terbanyak sepeda motor," katanya

"Kemudian roda 4. Umur pelanggar rata 26 sampai 30. Ini semua mayoritas pegawai," sambung Argo.

baca juga

Selain itu, Argo juga menyebutkan jumlah penindakan tilang terhadap pengendara yang melanggar cukup tinggi hingga mencapai 15 persen.

"Kemudian ada penilangan oleh anggota, selama operasi ketupat 2017 ada 15042 tilang. Di 2018 ada 17243. Ada kenaikan 15 persen untuk operasi ketupat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tindak Kejahatan di 3 Wilayah Jabar Ini Cukup Tinggi

Tindak Kejahatan di 3 Wilayah Jabar Ini Cukup Tinggi

News | Selasa, 19 Juni 2018 | 18:46 WIB

Sandiaga Klaim Berhasil Stabilkan Harga Pangan dan Inflasi

Sandiaga Klaim Berhasil Stabilkan Harga Pangan dan Inflasi

Bisnis | Selasa, 19 Juni 2018 | 13:26 WIB

Arus Balik, Kapolda Metro Minta Tembak di Tempat Pelaku Begal

Arus Balik, Kapolda Metro Minta Tembak di Tempat Pelaku Begal

News | Senin, 18 Juni 2018 | 16:16 WIB

Dahulukan Mana, Puasa Syawal atau Bayar Utang Ramadan?

Dahulukan Mana, Puasa Syawal atau Bayar Utang Ramadan?

Lifestyle | Senin, 18 Juni 2018 | 08:21 WIB

Jalan Mulus, Kecelakaan Lalu Lintas di Sumatera Selatan Melonjak

Jalan Mulus, Kecelakaan Lalu Lintas di Sumatera Selatan Melonjak

News | Jum'at, 15 Juni 2018 | 21:37 WIB

Terkini

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Gibran Sayangkan Denny Indrayana Cabut Gugatan: Kami Sudah Siap Buka-bukaan

Gibran Sayangkan Denny Indrayana Cabut Gugatan: Kami Sudah Siap Buka-bukaan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki

Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:06 WIB

3 Alternatif Pengganti Pembalut Sekali Pakai, Lebih Hemat Bebas PPN 11 Persen!

3 Alternatif Pengganti Pembalut Sekali Pakai, Lebih Hemat Bebas PPN 11 Persen!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

Gratiskan Ongkos Transportasi Pencari Kerja di Jakarta Mulai 2027, Pramono: Ingat Masa Susah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×