Menristek Sebut Kampus Mulai Menyisir Mahasiswa dan Dosen Radikal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 29 Juni 2018 | 07:15 WIB
Menristek Sebut Kampus Mulai Menyisir Mahasiswa dan Dosen Radikal
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. [Dok. Kemenristekdikti]

Suara.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pihak kampus mulai melakukan pendataan dosen dan mahasiswa dalam mencegah radikalisme di lingkungan kampus.

"Sekarang pihak kampus mulai melakukan pendataan terhadap dosen dan mahasiswa," ujar Menristekdikti usai pelantikan sejumlah rektor perguruan tinggi negeri (PTN) di Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Menristekdikti menambahkan tugas utama perguruan tinggi adalah menciptakan kader intelektual masa depan, untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di era Revolusi Industri 4.0, dan menjaga kesatuan bangsa dengan tidak menjadi perguruan tinggi tidak menjadi provokator, pencetak kabar bohong dan menciptakan permusuhan bahkan radikalisme.

"Jangan sampai di lingkungan kampus terjadi saling menghujat, saling menghina, bahkan sumber radikalisme. Kampus harus dibangun dengan baik untuk bersaing di kelas dunia. Sekarang sudah bagus, ranking universitas kita sudah banyak yang naik, jumlah publikasi meningkat," kata dia.

Menteri Nasir berharap pimpinan perguruan tinggi yang baru dapat segera bekerja dan menentukan langkah strategis serta terukur untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi masing-masing.

Dalam kesempatan itu, adapun ketujuh pejabat yang dilantik yakni Dr Azhari SSTP MSi, sebagai Rektor Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Prof Dr Jasman J Ma'aruf, sebagai Rektor Universitas Teuku Umar, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR M S, sebagai Rektor Universitas Brawijaya, Prof Dr Ir Ellen J Kumaat, MSc DEA, sebagai Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof Dr Ir Frans Gruber Ijong MSc, sebagai Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Dr M Samsuri, sebagai Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah III Jakarta, dan Ir Darnita Chandra, MSi, sebagai Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah IV Jawa Barat.

Menteri Nasir juga berharap pimpinan perguruan tinggi yang baru dapat segera bekerja dan menentukan langkah strategis serta terukur untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi masing-masing. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Radikalisme, Ketua DPR Minta BIN Sebar Intel di Kampus

Cegah Radikalisme, Ketua DPR Minta BIN Sebar Intel di Kampus

News | Senin, 11 Juni 2018 | 19:25 WIB

Ini Kata Wapres Jusuf Kalla soal 40 Masjid Radikal di Jakarta

Ini Kata Wapres Jusuf Kalla soal 40 Masjid Radikal di Jakarta

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 14:48 WIB

BNPT Sebut 40 Masjid di Jakarta Sudah Terpapar Radikal Sejak 2012

BNPT Sebut 40 Masjid di Jakarta Sudah Terpapar Radikal Sejak 2012

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 11:36 WIB

Menristekdikti Minta Rektor Catat Akun Media Sosial Mahasiswa

Menristekdikti Minta Rektor Catat Akun Media Sosial Mahasiswa

Tekno | Kamis, 07 Juni 2018 | 04:15 WIB

40 Masjid Radikal di Jakarta, MUI: Kelompok Radikal Semakin Bebas

40 Masjid Radikal di Jakarta, MUI: Kelompok Radikal Semakin Bebas

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 19:15 WIB

Terkini

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:14 WIB

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:13 WIB

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:10 WIB

Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI

Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:03 WIB

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:01 WIB

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:54 WIB

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB