Gerindra Sebut Mesin Partai Pendukung Jokowi di Jabar Menurun

Yazir Farouk, Nikolaus Tolen

Sabtu, 30 Juni 2018 | 13:11 WIB
Gerindra Sebut Mesin Partai Pendukung Jokowi di Jabar Menurun
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono di Jakarta, Senin (9/1/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Ferry Juliantono memuji kinerja mesin partai koalisinya di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) tahun 2018.

Dia mengatakan, usaha dari mesin partai dari awal hingga hari pencoblosan terus meningkat hingga 30 persen.

"Bahwa di Jabar dan Jateng terjadi effort dari hasil kerja maksimal partai koalisi pendukung, membawa pasangan yang ada di Jabar dan Jateng yang kami dukung itu naik antara 8 persen ke 30 persen," katanya dalam diskusi bertajuk Pilkada, Kotak Kosong, dan Pilpres di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

Ferry menilai hal sebaliknya terjadi dengan partai pendukung kandidat yang menjadi lawan Gerindra dan partai koalisinya. Partai-partai yang sebagian besarnya adalah pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut dinilai tidak memiliki kinerja atau usaha yang tinggi dalam memenangkan kandidatnya.

"Kalau popularitas kandidatnya rendah, effort mesin partainya besar, tapi kalau popularitas kandidatnya besar, tapi hasilnya seperti ini justru menjadi pertanyaan, bahwa bisa jadi partai-partai tersebut memang effortnya nggak bekerja. Dan itu menjadi catatan kita," ujar Ferry.

Ferry mengatakan peningkatan usaha mesin partai hingga mendekatkan kandidat yang diusungnya dengan kandidat pemenang di kedua daerah tersebut mencapai 24 persen.

"Ada 24 persen kira-kira effort yang dikerahkan dari mesin partai dan faktor-faktor yang lainnya. Dan menurut saya, sebaliknya kalau kandidatnya popularitasnya sudah tinggi tapi hasilnya justru menurun, menurut saya menggambarkan effort mesin partai pendukungnya sebenarnya kecil," ujarnya menjelaskan.

Diketahui, Gerindra dengan koalisinya PKS dan PAN di Jabar mendukung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) di Pilgub Jabar. Pasangan ini awalnya tidak diperhitungkan, tetapi kemudian berhasil duduk di posisi kedua versi hitung cepat beberapa lembaga survei.

Asyik hanya selisih dua persen dengan pasangan Ridwan Kamil-UU Ulum yang berada di posisi teratas. Ridwan Kamil-UU Ulum merupakan pasangan yang diusung kolasi Partai NasDem, PPP, PKB, dan Hanura. Keempat partai ini merupakan partai pendukung Jokowi.

baca juga

Sementara TB Hasanudin-Anton Charliyan, pasangan yang diusung PDIP berada di posisi buncit pada perhitungan cepat.

Padahal sebelumnya lembaga survei hanya menempatkan pasangan RK-UU dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (pasangan koalisi Partai Golkar dan Partai Demokrat) di posisi teratas. Sementara Asyik bahkan berada pada posisi paling bawah.

Hal yang sama juga terjadi di Pilgub Jateng. Meski kalah, pasangan baru Sudirman Said-Ida berhasil mengimbangi kepopuleran Ganjar Pranowo dan pasangannya, kandidat dari koalisi partai PDIP, PPP, NasDem, Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Usul Pilkada Tanpa Wakil, Kepala Daerah Bisa Tunjuk 2-3 Birokrat Senior

Golkar Usul Pilkada Tanpa Wakil, Kepala Daerah Bisa Tunjuk 2-3 Birokrat Senior

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'

Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM

Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Wacana Hapus Wakil Kepala Daerah Menguat, PAN: Sudah Tepat Dievaluasi

Wacana Hapus Wakil Kepala Daerah Menguat, PAN: Sudah Tepat Dievaluasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam

Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:43 WIB

APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun

APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:54 WIB

Terkini

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×