Gerindra Tak Terima Hasil Quick Count Pilgub Jabar dan Jateng

Iwan Supriyatna, Nikolaus Tolen

Sabtu, 30 Juni 2018 | 15:49 WIB
Gerindra Tak Terima Hasil Quick Count Pilgub Jabar dan Jateng
Logo Gerindra

Suara.com - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ferry Juliantono tidak terima dengan hasil perhitungan dari beberapa lembaga survei yang menempatkan pasangan calon yang diusung partainya di posisi paling bawah.

Padahal, setelah pencoblosan dan hitung cepat, kandidat yang didukungnya tersebut berhasil menyaingi kandidat nomor satu.

Hal itu disebutnya sebagai hasil yang eror dari lembaga survei, apalagi kejadian tersebut diklaimnya terjadi di lumbung suara Gerindra yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Hasil survei kok bukan mencerminkan margin error, malah makin error di lumbung suara?" katanya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

Dia mencontohkan, pasangan Sudrajat - Ahmad Syaikhu yang diusung Gerindra dan PKS di Jawa Barat. Kata dia, survei terakhir dari lembaga survei menempatkan pasangan itu memperoleh suara di bawah 10 persen. Namun hasil hitung cepat atau quick count menunjukan pasangan itu memperoleh suara hampir 30 persen.

"Begitu pula dengan survei terhadap pasangan usungan Gerindra di Jawa Tengah. Yang diumumkan dua pekan terakhir menjelang Pilkada, memperoleh sekitar 20 persen suara. Namun pada hari H, memperoleh suara di atas 40 persen menurut hitung cepat," kata Ferry.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) Djayadi Hanan membantahnya. Kata dia, tidak ada yang aneh dari hasil survei yang perbedaannya besar dengan quick count.

Kata Djayadi, Survei terakhir SMRC pada tiga pekan menjelang Pilkada serentak 2018, dan diumumkan seminggu sebelum Pilkada, menempatkan pasangan Sudirman Said - Ida Fauziyah pada Pilkada Jawa Tengah hanya memperoleh 22,6 persen. Sedangkan pasangan Sudrajat - Ahmad Syaikhu di Pilkada Jawa Barat mendapat 7,9 persen.

"Survei terakhir kami menunjukan 42 persen pemilih memutuskan pilihan pada pekan terakhir. Sedangkan 10 persen pemilih menentukan pilihan pada saat masuk bilik suara," katanya.

Djayadi juga merujuk pada Pilkada Jawa Barat tahun 2013. Kata dia, survei terakhir pasangan Rieke - Teten hanya memperoleh 11,2 persen suara, namun pada hari H justru berada di posisi kedua dengan perolehan 29 persen.

"Begitu pula dengan Ahmad Heryawan yang berada di bawah suara Dede Yusuf, namun ternyata memenangkan Pilkada Jawa Barat 2013," tutup Djayadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata Pengamat, Ini Maksud Hitung Cepat Versi PKS - Gerindra

Kata Pengamat, Ini Maksud Hitung Cepat Versi PKS - Gerindra

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 06:00 WIB

Coblos Ridwan Kamil, Guru SD Islam Bekasi Dipecat Lewat WA

Coblos Ridwan Kamil, Guru SD Islam Bekasi Dipecat Lewat WA

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 16:51 WIB

Menang Pilkada, Ridwan Kamil Cari Rider Ojek Online Ini

Menang Pilkada, Ridwan Kamil Cari Rider Ojek Online Ini

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 19:51 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×