- Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 661 unit bus untuk memfasilitasi warga yang akan melaksanakan mudik Lebaran tahun ini.
- Gubernur Pramono Anung mengumumkan kesiapan fasilitas ini saat acara salat Subuh di Balai Kota pada Jumat (13/2/2026).
- Warga yang memilih tinggal di Jakarta diimbau tetap beraktivitas serta akan ada diskon besar di pusat perbelanjaan.
Suara.com - Pemprov DKI Jakarta resmi mengumumkan kesiapan armada transportasi untuk memfasilitasi warga yang ingin pulang ke kampung halaman pada musim mudik Lebaran mendatang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan kabar baik tersebut di tengah kegiatan salat Subuh dan zikir berjemaah di Balai Kota Jakarta pada Jumat (13/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Pramono mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan ratusan unit bus guna menunjang kelancaran perjalanan para pemudik.
"Sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadan, Idulfitri, dan mudik Lebaran. Jakarta akan menyiapkan kurang lebih 661 bus," ujarnya.
Program transportasi massal ini ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan sekitar 26.500 warga pemegang KTP Jakarta yang berencana merayakan hari kemenangan di daerah asal masing-masing.
Kendati fasilitas mudik telah disiapkan dengan matang, orang nomor satu di Jakarta tersebut juga memberikan imbauan khusus bagi warga yang memilih tidak pulang kampung.
Pramono mengajak masyarakat yang menetap di ibu kota untuk tetap aktif beraktivitas dan menggerakkan roda ekonomi melalui transaksi di pusat perbelanjaan setempat.
Untuk menarik minat warga agar tetap tinggal, pemerintah menjanjikan berbagai kejutan menarik berupa potongan harga atau diskon besar-besaran di berbagai pusat perbelanjaan.
"Pemerintah akan memberikan berbagai kado, termasuk diskon di pusat-pusat perbelanjaan," beber Pramono.
Baca Juga: Mudik Gratis Jasa Raharja 2026: Pendaftaran Dibuka Hari Ini 12 Februari, Bersiap War Tiket
Pramono juga berharap seluruh rangkaian kegiatan menjelang hari besar keagamaan ini dapat berjalan dengan tertib dan mempererat kerukunan antarumat beragama di Jakarta.