Diskotek Illigals Ganti Nama, Pemprov DKI Kerahkan Satpol PP

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 03 Juli 2018 | 17:53 WIB
Diskotek Illigals Ganti Nama, Pemprov DKI Kerahkan Satpol PP
Personel Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Diskotek Illigals berganti nama menjadi 108 The New Atmosphere. Diskotek tersebut sempat mendapat ancaman penutupan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno lantaran kerap kedapatan ada transaksi penjualan narkoba.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan pihaknya langsung mengerahkan petugas Satpol PP untuk mengetahui kegiatan operasional diskotek tersebut.

Kata Yani, setelah dicek diskotek tersebut telah mengantongi izin dari Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

"Terkait dengan 108 masuk ke sana, kita lakukan pengawasan terutama perizinan, perizinan lengkap, memang sudah ada izin dari DPTSP," ujar Yani saat dihubungi, Selasa (3/7/2018).

Yani menuturkan dari hasil razia tersebut, pihaknya tak menemukan adanya pelanggaran. Diskotek tersebut kata Yani, sudah memenuhi unsur persyaratan dari Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

"Kita cek semua, terkait beberapa jenis usaha yang di dalam, karaoke, bar, SPA, ada lima atau enam jenis usaha. itu memang sudah ada izinnya, lengkap. Kita cek ke dalam memang sudah memenuhi unsur yang dipersyaratkan Dinas PTSP," kata dia.

Lebih lanjut, Yani menuturkan pihaknya telah memberikan arahan kepada managemen diskotek, agar mengikuti aturan yang berlaku di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ya, Kami juga memberikan arahan selain melakukan pengecekan izin, kami memastikan benar kepada mereka manajemen agar mengikuti dalam beroperasi untuk mengikuti ketentuan yang berlaku di Pemprov DKI Jakarta. Jangan melanggar aturan pergub nomor 18 tahun 2018, dimana tidak boleh ada prostitusi, narkoba," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan telah menginstruksikan petugas Satpol PP untuk melakukan pengawasan terhadap Diskotek 108 The New Atmosphere.

"Tugas pemprov melalui aparat memastikan usaha di Jakarta sesuai koridor ketentuan perundangan berlaku," kata Sandiaga di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (3/7/2018).

Sandiaga mengaku belum mendapat laporan adanya pelanggaran di diskotek tersebut. Namun ia berharap tidak ada lagi peredaran Narkoba, prostitusi dan kegiatan terlarang di diskotek tersebut.

"Belum ada laporan. tapi kita berharap, kan ini sudah berlanjut, jangan sampai ada peredaran narkoba, prostitusi, dan kegiatan terlarang. Kami ingin memastikan Asian Games datang, di DKI dalam keadaan aman tertib terkendali," tandasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Jambret di Jakarta Jelang Asian Games, Ini Kata Sandiaga

Teror Jambret di Jakarta Jelang Asian Games, Ini Kata Sandiaga

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 16:07 WIB

Anies Gubernur Indonesia, Sandiaga : Jangan Menyinggung Politik

Anies Gubernur Indonesia, Sandiaga : Jangan Menyinggung Politik

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:59 WIB

Keluhan Ganjil Genap di Asian Games,  Sandiaga Minta Warga Sabar

Keluhan Ganjil Genap di Asian Games, Sandiaga Minta Warga Sabar

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 12:40 WIB

Dengar Harga Tiket Asian Games, Sandi: Hah, Mahal Banget!

Dengar Harga Tiket Asian Games, Sandi: Hah, Mahal Banget!

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 11:10 WIB

Bukan Bangkok, Sandiaga Contoh New York untuk Bangun Jakarta

Bukan Bangkok, Sandiaga Contoh New York untuk Bangun Jakarta

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 10:15 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB