Senjata Api Ilegal Beredar Dipakai Pembegal Jelang Asian Games

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 09 Juli 2018 | 20:34 WIB
Senjata Api Ilegal Beredar Dipakai Pembegal Jelang Asian Games
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Kepolisian terus melakukan operasi di setiap masing - masing kewilayahan terkait 'street crime' atau kejahatan jalanan yang merugikan masyarakat. Hal itu dilakukan karena menjelang Asian Games 2018.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jendral Setyo Wasisto mengatakan pelaku kejahatan jalanan dalam merampas barang berharga milik korbannya bila memiliki senjata api, itu merupakan senjata api ilegal.

"Senjata yang beredar di begal-begal itu senjata rakitan. Dia tidak bisa didata," kata Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018).

Menurut Setyo, tak mungkin para pelaku kejahatan memakai senjata yang berada di pabrikan contohnya seperti PT. Perbakin.

"Karena masuk dalam data pengawasan badan intelijen keamanan. Yang di Baintelkam itu pabrikan ada serinya nomornya surat-surat jelas termasuk yang dipakai Perbakin," ujar Setyo

Setyo menuturkan perlunya informasi dari masyarakat terkait penyebaran senjata api rakitan tersebut. Setyo menyebut bahwa masyarakat yang lebih mengetahui seluruh aktivitas di lingkungannya.

Maka itu diharapkan masyarakat melapor ke polisi terdekat bila ada hal-hal yang mencurigakan terkait bisnis senjata ilegal.

"Yang penting untuk penyebaran senjata rakitan ini, kami perlu informasi dari masyarakat. Pembuat-pembuat senjata rakitan itu yang tahu masyarakat. Saya mohon cepat lapor, kalau cepet lapor pasti cepet ditangani. Kalau nggak ada yang lapor, polisi tahu cuma ckup lama," ujar Setyo.

Setyo menambahkan informasi bahwa terkait penjualan senjata ilegal seperti di wilayah Lampung di jual kepada supir - supir truk.

baca juga

"Kami sudah tahu polanya mereka jual ke sopir - sopir truk. Kemudian supir angkutan barang yang melintas Lampung," kata Setyo.

Setyo menyebut anggota sudah melakukan penyelidikan. Adapun senjata ilegal dijual kisaran Rp 2,5 juta sampai Rp 4 juta.

"Itu dikasih peluru 3 sampai 5 butir. Karena bisa membuat dari barang- barang ini menjadi senjata. Besi-besi tidak terpakai dirakit bisa jadi senjata," ujar Setyo

"Kami sudah pernah melakukan penelitian ditangkep sudah pernah operasi. Tapi tiap kali dioperasi dia buat lagi, karena balik lagi ini kebutuhan hidup mereka," Setyo menambahkan.

Maka itu, Setyo menghimbau penyelesaian terkait penyebaran senjata ilegal bukan hanya dari institusi Polri. Menurut Setyo, perlunya peran lintas sektoral termasuk pemerintah kabupaten memberikan penyuluhan.

"Mengalihkan mereka yang ahli-ahli bisa membuat senjata rakitan ini, dialihkan menjadi membuat yang produktif dengan nilai ekonomi yang ckup signifikan," tutup Setyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Juara Indonesia Open, Ini Target The Minions Berikutnya

Usai Juara Indonesia Open, Ini Target The Minions Berikutnya

Sport | Senin, 09 Juli 2018 | 16:52 WIB

Menteri Basuki Jalan Kaki 3 Km, Anies Disindir Cuek Asian Games

Menteri Basuki Jalan Kaki 3 Km, Anies Disindir Cuek Asian Games

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 20:05 WIB

Janji Sandi Sejahterakan PTT Satpol-PP dan Dishub DKI Jakarta

Janji Sandi Sejahterakan PTT Satpol-PP dan Dishub DKI Jakarta

News | Sabtu, 07 Juli 2018 | 15:37 WIB

Pengamanan Asian Games, Kodam Siliwangi Kerahkan 2 Ribu Personel

Pengamanan Asian Games, Kodam Siliwangi Kerahkan 2 Ribu Personel

Sport | Jum'at, 06 Juli 2018 | 21:53 WIB

Takluk di Perempat Final, Greysia / Apriyani: Lawan Lebih Tenang

Takluk di Perempat Final, Greysia / Apriyani: Lawan Lebih Tenang

Sport | Jum'at, 06 Juli 2018 | 18:38 WIB

Terkini

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

8 Perbedaan Pompa Pendorong vs Pompa Isap Biasa untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:22 WIB

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

Greenpeace Pertanyakan BPGMN: Apa Bedanya dengan BRGM yang Dibubarkan?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:21 WIB

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Hari Kesetaraan Upah: Sudahkah Kerja Perempuan Dihargai Setara?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:20 WIB

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

Gibran Terancam Lengser? Ini Skenario Konstitusi Jika Gugatan di MK Dikabulkan Hakim

News | Senin, 28 September 2026 | 13:16 WIB

4 Tips Memilih Warna Cat Rambut yang Cocok agar Terlihat Lebih Fresh dan Elegan

4 Tips Memilih Warna Cat Rambut yang Cocok agar Terlihat Lebih Fresh dan Elegan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:15 WIB

Kenapa HP Panas saat Dicas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa HP Panas saat Dicas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 13:10 WIB

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:03 WIB

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

×