Tentara Tembaki Kampung Nduga dari Udara, Warga Lari ke Hutan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Juli 2018 | 16:25 WIB
Tentara Tembaki Kampung Nduga dari Udara, Warga Lari ke Hutan
Helikopter Apache AH-64E melakukan demonstrasi udara, di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/5).

Suara.com - Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge mengakui ada penyerangan bersenjata yang dilakukan aparat gabungan TNI-Polri di Kampung Alguru, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, pada Rabu (11/7/2018) siang. Dia mengatakan penembakan beruntun dalam aksi penyerangan tersebut.

Aksi penembakan terjadi tiba-tiba sehingga tidak diketahui oleh pemerintahan setempat.

Aparat gabungan TNI-Polri menggunakan helikopter menuju Kampung Alguru, yang diduga sebagai markas kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Hingga terjadi penyerangan bersenjata.

"Tidak diizinkan lalu kamu tembak-tembak di (dari) udara, ini peraturan dari mana? Siapa yang ajak. Tidak koordinasi langusung tembakan jalan (lakukan penembakan)," kata Wentius Nimiangge, Kamis (12/7/2018).

Ia mengatakan selama terjadi penembakan, Bupati dan Wakil Bupati sedang berada di Nduga atau tidak sedang di luar daerah.

"Bupati dan wakil ada di sini, kenapa tidak dilaporkan? Kami ada di sini baru penyerangan. Kita sudah kasi naik di Facebook banyak. Bisa lihat di situ," katanya.

Akibat penembakan yang terjadi, warga langsung mengungsi ke hutan belantara. Termasuk ke kabupaten tetangga seperti Mimika melalui Agats, Kabupaten Asmat.

"Korban belum dihitung, masih ada trauma jadi belum lihat korban. Masyarakat pengungsi itu lewat batas di Agats, Timika. Warga yang lain masih di hutan jadi kami belum hitung korbannya," katanya.

Wabup mengaku sudah berkoordinasi dengan pimpinan TNI/Polri untuk menarik pasukan yang melakukan penambakan-penembakan tersebut.

baca juga

"Kami minta yang tembak-tembak, yang bikin trauma, macet, ini harus ditarik. Orang-orang ini harus ditarik. Mereka membela negara ini atau melindungi negara ini. Tembak-tembak ini kurang bagus. Mereka tidak lewat pemerintah yang ada di sini," katanya.

Hingga berita ini disiarkan aparat keamanan TNI-Polri belum memberikan penjelasan terkait aksi penyerangan tersebut, meski sudah dihubungi berkali-kali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Film Biak Berdarah, Alasan Polisi Kepung Asrama Papua di Surabaya

Film Biak Berdarah, Alasan Polisi Kepung Asrama Papua di Surabaya

News | Sabtu, 07 Juli 2018 | 01:55 WIB

Brimob Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

Brimob Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

News | Kamis, 05 Juli 2018 | 09:26 WIB

30 Polisi dan 78 Warga Jadi Korban Penembakan di Papua

30 Polisi dan 78 Warga Jadi Korban Penembakan di Papua

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 12:15 WIB

Adu Mulut Masalah Rokok, Hengki Tewas Dibacok Lelaki Gimbal

Adu Mulut Masalah Rokok, Hengki Tewas Dibacok Lelaki Gimbal

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 08:13 WIB

Jasad Ipda Nusi Ditemukan 300 Meter dari Sungai Mamberamo

Jasad Ipda Nusi Ditemukan 300 Meter dari Sungai Mamberamo

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 16:53 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×