Bukan dari Tabung Gas Bocor, Ini Pemicu Ledakan Ruko Grand Wijaya

Bangun Santoso, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 13 Juli 2018 | 10:19 WIB
Bukan dari Tabung Gas Bocor, Ini Pemicu Ledakan Ruko Grand Wijaya
Polisi membawa barang bukti ledakan di komplek ruko Grand Wijaya Center Jakarta Selatan. (Suara.com/Agung Sandy)

Suara.com - Pusat Laboratorium Forensik Polri masih meneliti barang bukti yang diambil pasca-olah TKP ledakan di komplek Ruko Grand Wijaya Centre, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018) kemarin.

Kepala Bidang Balistik Metalurgi Forensik Puslabor Polri Kombes Ulung Kanjaya mengatakan, kemungkinan hasil labfor terkait penyelidikan kasus akan rampung sekitar satu minggu.

"Paling enggak lama, (pemeriksaan labfor selesai) sekitar di bawah satu minggu lah," kata Ulung saat dikonfirmasi, Jumat (13/7/2018).

Menurutnya, ledakan ini dipicu karena gas sudah mengendap di ruangan dapur kantor konsultan properti itu. Sehingga menimbulkan ledakan yang cukup besar.

Bahkan, pemantik ledakan itu diduga karena kumpulan gas tersambar oleh percikan api yang disebabkan korsleting listrik dari barang elektronik di ruangan tersebut.

"Gas itu kalau sudah mengisi di satu ruangan, itu kalau terpicu dengan api itu meledaknya seperti bom. Jadi misalnya ruangan itu kan sekitar 4,5 x 8 meter, itu kalau terisi (gas) itu ya dahsyat seperti ini, bisa memecahkan sekitarnya. Ini kan ada pintu sampai terlempar," beber Ulung.

Dia menyebutkan petugas tak menemukan adanya ventilasi udara di bagian dapur di kantor tersebut saat melakukan olah TKP. Menurutnya apabila ada kasus tabung gas mengalami kebocoran di ruang tertutup, maka isi dalam gas itu akan mengedap setinggi satu meter.

"(Gas) dia tingginya sekitar 1 meteran. Jadi kalau desain rumah, ada dapurnya, dapur itu harus ada sirkulasi udara. Jadi ada ventilasinya. Kalau ada kebocoran gas, gas itu harus bisa dikeluarkan secepatnya, harus keluar udara bebas," katanya.

Dia pun menduga bila kebocoran yang mengakibatkan ledakan di kantor tersebut bukan berasal dari tabung gas ukuran 12 kilogram, melainkan disebabkan karena masalah di bagian sistem regulator. Namun, kata dia hasil labfor yang bisa menentukan soal kebocoran gas yang mengakibatkan ledakan tersebut.

baca juga

"Enggak, (tabung gas) masih ada isi. Itu tabungnya enggak bocor. Kemungkinan dari regulator apa karetnya, apa sistem kompornya, itu kita masih selidiki di lab," tandas Ulung.

Setidaknya 11 bangunan dan sebuah mobil rusak akibat terkena ledakan di kantor konsultan properti tersebut. Ledakan itu juga mengakibatkan dua pedagang bernama Anjasmara dan Adeng luka-luka akibat terkena serpihan kaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ledakan di Grand Wijaya, Polisi Mau Periksa Penyewa Ruko

Ledakan di Grand Wijaya, Polisi Mau Periksa Penyewa Ruko

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 21:24 WIB

Telisik Penyebab Ledakan Ruko Grand Wijaya, Polisi Sita Dua CCTV

Telisik Penyebab Ledakan Ruko Grand Wijaya, Polisi Sita Dua CCTV

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 20:46 WIB

Anjasmara Sempat Dilarikan ke RS, Kaki Sobek karena Ledakan Gas

Anjasmara Sempat Dilarikan ke RS, Kaki Sobek karena Ledakan Gas

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 16:13 WIB

3 Penjaga Ruko Grand Wijaya Lolos dari Maut Ledakan Tabung Gas

3 Penjaga Ruko Grand Wijaya Lolos dari Maut Ledakan Tabung Gas

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 14:46 WIB

Ledakan Ruko Grand Wijaya, Polisi Angkut Tabung dan Kompor Gas

Ledakan Ruko Grand Wijaya, Polisi Angkut Tabung dan Kompor Gas

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 13:53 WIB

Terkini

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB