Kronologi Penembakan Misterius di Penjaringan

Bangun Santoso, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 22 Juli 2018 | 09:54 WIB
Kronologi Penembakan Misterius di Penjaringan
Ilustrasi penembakan misterius. [Shutterstock]

Suara.com - Herdi (45), seorang karyawan swasta yang meregang nyawa usai menjadi korban penembakan misterius di Jelambar Aladin, RT 3, RW 6, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018) malam. Ia diduga sudah dincar dua pelaku yang menggunakan sepada motor.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim mengatakan, seorang penjual bensin eceran bernama Saihul Alam (34) sempat melihat pelaku mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian sebelum aksi penembakan kepada korban.

"Saat saksi sedang menjaga bensin jualannya melihat pelaku bolak-balik melintasi tempat jualannnya," kata Mustakim melalui keterangan tertulis, Minggu (22/7/2018).

Saksi juga mengungkapkan, kedua pelaku langsung membuntuti korban yang sedang sedang berjalan kaki usai turun dari sebuah mobil.

"Korban turun dari mobil melewati saksi (Saihul) menuju arah Jalan Jelambar Fajar kemudian pelaku mengikuti korban," ujar Mustakim.

Seorang saksi lain, Tuyono (36) mengatakan, aksi penembakan terhadap Herdi terjadi saat ia sedang mengepak barang di mobil yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

"Dan pada saat saksi (Tuyono) mengepak barang untuk dimasukan ke dalam mobilnya, melihat korban ditembak oleh pelaku," ungkap Mustakim.

Aksi penembakan itu juga diketahui seorang pengendara sepeda motor bernama Edi yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian. Ketika itu, pengendara sepeda motor itu langsung meminta agar Tuyono tak berteriak karena dikhawatirkan ikut menjadi sasaran penembakan.

"Melihat kejadian tersebut (Edi) langsung memberi tahukan kepada saksi (Tuyono) untuk jangan berteriak," katanya.

baca juga

Kedua pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis Yamaha N-MAX warna abu-abu ketika melancarkan aksi penembakan terhadap korban. Dari penyelidikan sementara, satu pelaku yang diduga menjadi eksekutor penembakan memiliki ciri-ciri berambut cepak.

Dalam kasus ini, polisi juga menemukan dua buah selongsong peluru saat melakukan olah tempat kejadian (TKP) di lokasi penembakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Penjaringan Berambut Cepak

Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Penjaringan Berambut Cepak

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 08:45 WIB

Lagi, Aksi Penembakan Misterius Tewaskan Pria di Penjaringan

Lagi, Aksi Penembakan Misterius Tewaskan Pria di Penjaringan

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 08:19 WIB

Polisi : Lubang Kaca di Apartemen Taman Rasuna karena Tembakan

Polisi : Lubang Kaca di Apartemen Taman Rasuna karena Tembakan

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 17:41 WIB

Polisi: Kaca Apartemen Taman Rasuna Pecah Bukan karena Ditembak

Polisi: Kaca Apartemen Taman Rasuna Pecah Bukan karena Ditembak

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 17:29 WIB

Puslabfor Nyatakan Sopir Truk Marthen Tewas karena Ditembak

Puslabfor Nyatakan Sopir Truk Marthen Tewas karena Ditembak

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 15:29 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×