Array

Puluhan Warga Sukabumi Keracunan Tutut, Polisi Tangkap 2 Orang

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 26 Juli 2018 | 09:33 WIB
Puluhan Warga Sukabumi Keracunan Tutut, Polisi Tangkap 2 Orang
Petugas memeriksa korban keracunan usai memakan jajanan tutut di Sukabumi. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Polres Sukabumi Kota mengamankan penjual dan pengolah makanan tutut (keong sawah) yang diduga menyebabkan keracunan massal di Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kedua orang tersebut masing-masing berinisial D (42) dan ER (43). Mereka diamankan di wilayah Cianjur, Jawa Barat, Rabu (25/7/2018) sore kemarin.

"D merupakan penjual tutut yang biasa berkeliling di wilayah Kadudampit. Sementara ER merupakan pengolah tutut tempat D bekerja sejak tiga bulan ke belakang," kata Susatyo, Kamis (26/7/2018).

Dari hasil pemeriksaan sementara, bahan baku tutut tersebut dibeli ER sebanyak 65 kilogram dari Cirata. Nantinya, tutut dipasarkan di Cimahi dan Sukabumi. Usaha itu baru berjalan sekitar tiga bulan.

"Biasanya, pemilik memesan tutut dari Kabupaten Karawang. Namun karena habis, tutut itu akhirnya dipesan dari wilayah Cirata," jelas Susatyo.

Saat ini, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akan berkoordinasi dengan jajaran Polres Cianjur guna mengamankan tempat pengolahanan makanan tersebut.

"Sekarang status mereka masih saksi dan masih dalam pemeriksaan. Kita akan libatkan Dinas Kesehatan untuk memeriksa tempat pengolahan itu apa memenuhi standar atau tidak," pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 52 orang mengalami gejala keracunan diduga usai mengkonsumsi makanan olahan tutut di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dari jumlah itu, satu orang di antaranya yakni M Thamrin (18) meninggal dunia.

Peristiwa tersebut bermula saat warga di dua desa yakni Desa Citamiang dan Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit membeli makanan tutut dari pedagang keliling pada Minggu 22 Juli 2018

Baca Juga: Satelit Merah Putih Telkom Segera Diluncurkan

Kemudian, satu persatu warga mulai mengalami gejala keracunan seperti pusing, mual dan muntah pada Senin 23 Juli 2018. Sebagian dari mereka pun terpaksa dirawat di klinik dan rumah sakit terdekat. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI