Sebelum Ditembak Mati, Herdi Dibuntuti dari Kantor Sampai Rumah

Iwan Supriyatna, Nikolaus Tolen

Sabtu, 28 Juli 2018 | 14:47 WIB
Sebelum Ditembak Mati, Herdi Dibuntuti dari Kantor Sampai Rumah
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono bersama tim penyidik dan lima tersangka kasus penembakan Herdi Sibolga di Mapolda, Jakarta, Sabtu (28/7/2018). (Suara.com/Nikolas Tolen)

Suara.com - Penyidik Subdit 4 atau Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Herdi Sibolga di Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018) lalu.

Dari lima orang tersebut, empat orang sudah diamankan, termasuk salah satunya adalah penembak atau eksekutor pembunuhan Herdi, sementara otak pembunuhan atau yang menyuruhnya masih dalam pengejaran polisi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, bahwa keempat tersangka yang sudah ditahan tersebut sudah menjelaskan proses penembakan terhadap Herdi.

Berawal dari suruhan AX yang merupakan dalang dari pembunuhan, SM dan PWT alias OP pun langsung melakukan pengawasan terhadap kegiatan harian Herdi.

"Mereka mengawasi situasi. Kegiatan korbannya juga dipelajari setiap harinya seperti apa, pulang kerja jam berapa, dia makan dimana, semuanya dibuntuti," katanya di Mapolda, Jakarta, Sabtu (28/7/2018).

Dan setelah sekian lama dibuntuti, akhirnya mereka memutuskan untuk menembak Herdi pada tanggal 20 Juli 2018. Pada saat itu, sebelum Herdi pulang kerja, mobil dan sepeda motor pelaku sudah menunggu di area rumahnya.

"Sebelum korban pulang, mobil roda empat dan motor sudah menunggu di sekitar rumah korban. Pada saat korban pulang kerja dan memarkirkan mobil, korban pulang jalan kaki menuju rumahya kemudian salah satu pelaku memberi kode kepada eksekutor yang menggunakan kendaraan roda dua mengejar dari belakang langsung melakukan penembakan dari jarak dekat sebanyak dua kali ke arah korban hingga korban meninggal dunia," kata Argo.

Setelah menjalankan aksi tersebut, pelaku pun meninggalkan lokasi. Namun, jejak mereka dapat dilacak oleh polisi karena terekam dalam CCTV yang ada di rumah korban.

Setelah kejadian tersebut, Polisi pun mendapat laporan dari masyarakat, dan langsung membawa jenazah Herdi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diotopsi.

Dari hasil otopsi, Herdi meninggal karena ditembak di bagian leher dan bagian bawah ketiaknya oleh orang tak dikenal.

Argo mengatakan, motif penembakan terhadap Herdi adalah persaingan bisnis. AS yang juga pengusaha minyak solar seperti Herdi tidak terima dengan perkembangan bisnis Herdi yang begitu cepat.

Untuk itu dia menyuruh orang bayaran untuk menembaknya dengan menjanjikan uang Rp 400 juta. Namun, dari jumlah tersebut baru Rp 50 juta yang telah dicairkan kepada tim eksekutor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dalang Pembunuh Herdi Janjikan Rp 400 Juta kepada Para Eksekutor

Dalang Pembunuh Herdi Janjikan Rp 400 Juta kepada Para Eksekutor

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 14:34 WIB

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Penembakan Herdi Sibolga

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Penembakan Herdi Sibolga

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 13:51 WIB

Amankan 4 Tersangka, Polisi Buru Dalang Pembunuhan Herdi Sibolga

Amankan 4 Tersangka, Polisi Buru Dalang Pembunuhan Herdi Sibolga

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 13:49 WIB

Terkini

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

Bukan Cuma Kesehatan! Muhammadiyah Ungkap Alasan Minta Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:43 WIB

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Menkeu Suahasil Segera Kembalikan Kelebihan Pembayaran Pajak Pengusaha

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:40 WIB

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Harga iPhone 15 September 2026: Masih Layak Dibeli atau Pilih iPhone 17e?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 15:36 WIB

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Warna Lipstik yang Bagus untuk Usia 40-an, Ini Pilihan yang Bikin Wajah Segar

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:35 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

×