283 Teroris Ditangkap Pasca Bom Surabaya

Iwan Supriyatna, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:42 WIB
283 Teroris Ditangkap Pasca Bom Surabaya
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Jajaran kepolisian telah mengamankan sebanyak 283 teroris dari seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan guna menjaga situasi keamanan di Indonesia tetap kondusif terutama saat pelaksanaan Asian Games 2018.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, ratusan teroris yang diamankan tersebut merupakan hasil penangkapan yang dilakukan pasca bom Surabaya beberapa waktu lalu. Penangkapan teroris menjadi fokus utama sebagai ancaman paling berbahaya.

"Persiapan Asian Games sudah bagus. Laporan terakhir ke saya tadi malam ada 283 teroris yang ditangkap pasca bom Surabaya," kata Tito saat ditemui di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018).

Meski telah menangkap banyak teroris, Tito meminta kepada seluruh jajarannya agar tetap waspada dan terus melakukan penangkapan. Hal itu mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Belum lama ini, Pengadilan Jakarta Selatan telah menetapkan jaringan terorisme JAD dan juga organisasi manapun yang berafiliasi dengan ISIS dilarang berkembang di Indonesia. Sehingga, pihak kepolisian bisa bergerak cepat menumpas jaringan radikalisme itu

"Dulu di UU lama harus ada bukti dulu, senjatanya, perencanaannya, harus ada aksinya. Nah dengan UU baru memberikan peluang baru dan kita akan bekerja terus," tutur Tito.

Seperti diketahui, rangkaian bom meledak secara berurutan di wilahan Surabaya pada 13 Mei 2018. Tiga tempat diantaranya yang menjadi sasaran pengeboman adalah tempat ibadah di Gereja Santa Maria Tak Bercela, GKI Diponegoro dan Gereja Pante Kosta Pusat Surabaya.

Keesokannya, tepat pada 14 Mei 2018 bom kembali meledak di komplek Rumah Susun Wonocolo di Sidoarjo dan Markas Polrestabes Surabaya. Dalam insiden itu, puluhan warga tewas dan mengalami luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Teror Bom Molotov, Polisi Periksa Istri Kapitra Ampera

Kasus Teror Bom Molotov, Polisi Periksa Istri Kapitra Ampera

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:04 WIB

Pakai Teknologi Spanyol, Rutan Khusus Teroris Dibangun di Cikeas

Pakai Teknologi Spanyol, Rutan Khusus Teroris Dibangun di Cikeas

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 11:47 WIB

Terduga Pelempar Bom di Rumah Kapitra Ampera Gunakan Sepeda Motor

Terduga Pelempar Bom di Rumah Kapitra Ampera Gunakan Sepeda Motor

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 11:25 WIB

Terkini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

×